Ini penjelasan RS Juwita soal iklan penjualan Rp 85 miliar di sosmed

Ada tujuh orang yang ingin membeli. Ke tujuhnya diduga mendapatkan informasi melalui media sosial.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Ini penjelasan RS Juwita soal iklan penjualan Rp 85 miliar di sosmed
RS Juwita Bekasi. ©istimewa

Pihak Rumah Sakit Juwita, Bekasi, menegaskan tak menjual rumah sakit yang terletak di Jalan Hasibuan, Bekasi Timur tersebut. Pengiklan penjualan rumah sakit itu dianggap orang yang tak bertanggung jawab."Tidak ada karyawan atau orang dalam yang memasang iklan di media sosial itu," kata Staf Humas RS Juwita, Evi Umami saat ditemui merdeka.com, Rabu (19/8).Ia mengatakan, pihaknya sudah mengonfirmasi langsung kepada pemilik rumah sakit, setelah ada tujuh orang yang ingin membeli. Ke tujuhnya diduga mendapatkan informasi melalui media sosial.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Awalnya, kami enggak tahu maksud kedatangan mereka. Tapi belakangan diketahui mereka ingin membeli. Tapi, kata pemiliknya buat apa dijual," kata dia.Meski telah diiklankan oleh orang yang tak bertanggung jawab, pihak rumah sakit tak ingin memperpanjangnya dengan melapor ke Kepolisian. Pihaknya hanya meyakinkan kepada karyawan kalau rumah sakit tak dijual."Dulu pernah ada isu mau dijual. Karyawan banyak yang panik, karena kalau dijual khawatir tak dipekerjakan lagi. Kejadian itu sekitar lima tahun lalu," katanya.Sebelumnya, heboh penjualan rumah sakit Juwita Bekasi senilai Rp 85 miliar. Penjualan itu meliputi dokter dan perawat yang bekerja di rumah sakit tersebut. Iklan itu diupload di media sosial Facebook.

Rekomendasi