Usai melakukan serah terima jabatan, Tedjo Edhy dan Menko Polhukam Luhut Panjaitan diberi kesempatan memberikan sambutan. Sebagai pihak yang melepaskan jabatan, Tedjo didaulat lebih dulu memberikan pesan dan kesannya selama memimpin Kemenko Polhukam.Di awal sambutannya, Tedjo mengucapkan terima kasih pada semua jajaran di Kemenko Polhukam. Dia menyadari dinamika kerja di kementeriannya begitu tinggi, meski demikian dia sudah mencoba untuk kerja maksimal."Saya mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah bekerja dengan maksimal. Toh dari dinamika penugasan Kemenkopolhukam yang sangat tinggi, kita telah bekerja maksimal," ujar Tedjo di Gedung Kemenko Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (13/8).Sambil berguyon, Tedjo menyebut hal ihwal penugasannya sebagai Menko Polhukam. Kata dia, seharusnya sudah sejak awal Luhut menjadi Menko Polhukam dan dirinya hanya sekadar mengisi."Saya tahu sebetulnya Bapak Luhut sudah lama harusnya di sini, tapi karena sudah menjabat sebagai kepala staf Presiden maka saya sementara ditaruh di Menko Polhukam. Selamat bertugas Pak," ujar Tedjo yang disambut tawa pada undangan yang hadir.Perkataan Tedjo dijawab Menko Polhukam Luhut saat menyampaikan sambutannya. Kata dia, keduanya telah lama bersahabat baik. Namun demikian, pengangkatannya sebagai menteri yang baru adalah sebuah kejutan yang tak pernah diduganya."Saya suka banyak guyon dan berteman dengan baik dengan Mas Tedjo. Saya dilantik menko, gak ngerti juga. Orang pikir saya tahu. Saya enggak tahu. Tahunya setelah dikasih selamat oleh Presiden. Saya akan meneruskan apa yang telah dilakukan sebelumnya" tukas Luhut.Dalam kesempatan itu juga, Luhut meminta adanya kerja sama dengan semua pihak yang terkait agar stabilitas ekonomi terjaga dengan baik oleh adanya keamanan yang baik."Mari Bapak Kapolri, TNI kita kerja bersama. Kita bangun satu suara. Dengan keadaan kurang baiknya ekonomi global kita buat suatu ketenangan. Ekonomi tidak lepas dari keamanan. Pa Harto pernah bilang pilar ekonomi adalah keamanan," tandas dia.
Tedjo sebut Luhut seharusnya jadi Menko Polhukam sejak dulu
Mendengar ucapan Tedjo, Luhut berdalih penunjukan dirinya menjadi Menko Polhukam justru membuatnya kaget.
Rekomendasi