Kerap dimarahi, seorang anak di Bekasi tikam ibu angkat

Pelaku sempat lari ke Karawang, tetapi berhasil dibekuk warga.

Adi Cahyono
Oleh Adi Cahyono - Reporter
Kerap dimarahi, seorang anak di Bekasi tikam ibu angkat
Ilustrasi penusukan. ©2014 Merdeka.com

Seorang remaja 19 tahun, Ijar, nekat menikam ibu angkatnya saat sedang tidur di rumahnya di Kampung Cikedokan RT 2/RW 8, Desa Cikedokan, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, kemarin malam. Pelaku nekat menusuk ibu angkatnya diduga karena kesal kerap dimarahi.Kapolresta Bekasi, Kombes Ricky Naldo mengatakan, peristiwa itu bermula ketika korban, Lesih (33 tahun) sedang tertidur sekitar pukul 22.00 WIB. Mendadak, pelaku menikam korban menggunakan pisau dapur."Korban terluka di bagian perut sebelah kiri," kata Ricky di Cikarang, Minggu (2 /8).Korban yang kaget dengan aksi pelaku lalu terbangun. Lantaran banyak darah mengalir, korban berteriak meminta tolong kepada suami dan warga lainnya. Korban pun segera dilarikan ke rumah sakit."Setelah melakukan penusukan, pelaku melarikan diri dengan menumpang truk ke daerah Loji, Karawang," ujar Ricky.Di Loji, pelaku ditangkap oleh RW setempat karena mencurigakan. Setelah ditanya-tanya pelaku tidak membawa identitas, tetapi dapat menyebutkan nomer telepon selular keluarganya yang bisa dihubungi."Pagi tadi pelaku dijemput oleh keluarganya, selanjutnya dibawa ke Polsek Cikarang Barat untuk dilakukan proses penyidikan," ucap Ricky.Hasil penyidikan sementara, diduga pelaku nekat menikam ibu angkatnya tersebut karena kerap dimarahi. Ijar disangkakan dengan pasal 351 KUHPidana tentang penganiayaan berat. Dia terancam dipenjara di atas lima tahun.

Rekomendasi