Semangat anak-anak pengojek lori mencari nafkah di bawah terik

Anak-anak di kawasan Pasar Pagi ini mulai mencari nafkah sebagai pengojek lori setiap pulang sekolah.

Nanda Farikh Ibrahim
Semangat anak-anak pengojek lori mencari nafkah di bawah terik
Seorang anak pengojek lori mengantar penumpang di kawasan Pasar Pagi, Jakarta, Selasa (28/7). Setiap harinya, anak-anak pengojek lori ini mulai mencari nafkah sepulang sekolah. ©2015 merdeka.com/arie basuki
1 dari 6 halaman
Semangat anak-anak pengojek lori mencari nafkah di bawah terik
Mereka mendorong lori kayu di atas rel kereta sepanjang sekitar 1,5 km antara Stasiun Kampung Bandan hingga Pasar Pagi. ©2015 merdeka.com/arie basuki
2 dari 6 halaman
Semangat anak-anak pengojek lori mencari nafkah di bawah terik
Dalam seharinya mereka mendapatkan penghasilan rata-rata Rp 25 ribu. ©2015 merdeka.com/arie basuki
3 dari 6 halaman
Semangat anak-anak pengojek lori mencari nafkah di bawah terik
Panas terik tak menyurutkan semangat anak-anak pengojek lori untuk tetap mencari nafkah. ©2015 merdeka.com/arie basuki
4 dari 6 halaman
Semangat anak-anak pengojek lori mencari nafkah di bawah terik
Seorang anak pengojek lori mengantar penumpang di kawasan Pasar Pagi, Jakarta, Selasa (28/7). ©2015 merdeka.com/arie basuki
5 dari 6 halaman
Semangat anak-anak pengojek lori mencari nafkah di bawah terik
Seorang anak pengojek lori mengantar penumpang di kawasan Pasar Pagi, Jakarta, Selasa (28/7). ©2015 merdeka.com/arie basuki
6 dari 6 halaman
Semangat anak-anak pengojek lori mencari nafkah di bawah terik
Seorang anak pengojek lori mengantar penumpang di kawasan Pasar Pagi, Jakarta, Selasa (28/7). ©2015 merdeka.com/arie basuki
Rekomendasi