Anggota Komisi III DPR Patrice Rio Capella kaget mendengar kejadian pembakaran musala dilakukan oleh sekelompok orang di Kabupaten Tolikara, Papua. Apalagi aksi ini dilakukan ketika jamaah bersiap takbir salat Idul Fitri.
"Semoga itu tak meluas ya. Karena selama ini di Papua tak ada kejadian gereja atau masjid dibakar," kata Patrice saat mengunjungi Open House di kediaman Surya Paloh, Jakarta, Jumat (17/7).
Sekjen NasDem ini menuturkan, jika kerusuhan tersebut bermula dari konflik suku, agama atau ras maka sebaiknya diselesaikan secara musyawarah. Oleh sebab itu, pihaknya meminta petugas keamanan setempat untuk segera menyelesaikan persoalan ini.
"Tak perlu DPR panggil Kapolri masalah ini, cukup Polres atau Polsek setempat saja selesaikan sendiri," ujar dia.
Sebelumnya, kerusuhan terjadi di Kabupaten Tolikara, Papua Sebuah musala dibakar oleh sekelompok orang tak dikenal ketika jamaah di dalamnya bersiap takbir Salat Idul Fitri, pagi tadi.
"Kericuhan pada kegiatan salat, tapi jamaah langsung pindah ke halaman Koramil 1702 / JWY," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Agus Rianto saat dihubungi merdeka.com, Jumat (17/7).
Menurut Agus peristiwa itu berlangsung cepat. Kini kondisi di tempat kejadian perkara juga sudah berangsur-angsur kondusif. Tak ada korban luka maupun jiwa dalam kejadian tersebut. "Teman-teman sudah melakukan penjagaan ketat, sudah diterjunkan," ujarnya.
Polisi, kata Agus, sampai kini masih belum mengetahui secara pasti penyebab kejadian tersebut. "Masih ditindaklanjuti belum ada laporan lebih lanjut, tunggu ya," katanya menegaskan.