Vitalia Sesha pesta narkoba di bulan puasa karena sedang 'dapat

Hal ini ditegaskan Crish ketika menjawab pertanyaan wartawan mengenai alasan Vitalia mengadakan pesta narkoba.

Marselinus Gual
Oleh Marselinus Gual - Reporter
Vitalia Sesha pesta narkoba di bulan puasa karena sedang 'dapat
Vitalia Sesha ditangkap polisi. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Kuasa hukum Vitalia Sesha, Chris Samsiwu menegaskan, kliennya mengadakan acara reuni dalam keadaan tidak berpuasa karena sedang menstruasi atau 'dapat'. Model seksi itu digerebek saat pesta narkoba pada di sebuah tempat karaoke di Jakarta Barat.Hal ini ditegaskan Crish ketika menjawab pertanyaan wartawan mengenai alasan Vitalia mengadakan pesta narkoba di tempat tersebut. "Dia mengalami halangan dan ikut reuni bersama temannya dari daerah," ujar Chris usai mendampingi model majalah dewasa tersebut di depan Polsek Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (14/7).Diketahui, ketika mengadakan reunian, Vitalia dan keenam rekannya memesan narkoba jenis ekstasi melalui salah satu rekan berinisial B. Usai mendapatkan barang haram tersebut, mereka pulang dan menginap di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara.Namun demikian, Chrish menilai hal itu adalah suatu praduga dan sebuah tuduhan kepada Vitalia. Kata dia, kliennya hadir sebagai orang yang diundang semata dan tidak tahu menahu soal transaksi narkoba."Harus dibuktikan dan itu tidak fair. Klien saya datang menghadiri undangan semata. Dia tidak ikut transaksi narkoba. Mungkin saja ada orang lain yang menaruh pil itu di minumannya. Kan di Polsek baru ia tahu ia positif narkoba," ujar dia.Di sisi lain, ia mengungkapkan, proses rehabilitasi yang dijalani Vitalia saat ini bukan karena kliennya tersebut pecandu narkoba. Kata dia, hal tersebut dilakukan untuk memulihkan kondisi Psikis ibu muda tersebut."Dia direhabilitasi bukan karena pecandu. Dia jalani UU biar ia tenang dulu. Memang sih dia positif pakai ekstasi," papar dia.Terkait itu, tegas Chris, setelah menjalani rehabilitasi di BNN Cawang, Vitalia akan kembali untuk melakukan pemeriksaan untuk pengembangan kasus ini."Dia janji kooperatif. Dia akan kembali kalau sudah baik untuk ikut pemeriksaan kasus ini," tandas dia.

Rekomendasi