Aliran sesat di Palembang bolehkan pengikut tinggalkan salat & puasa

Aliran ini terbongkar setelah istri polisi diajak temannya bergabung.

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
Aliran sesat di Palembang bolehkan pengikut tinggalkan salat & puasa
Penggerebekan aliran sesat di Bandung. ©2014 Merdeka.com

Mencuatnya isu perkembangan aliran sesat Amanat Keagungan Illahi (AKI) di Sumatera Selatan, diketahui dari laporan istri seorang polisi yang diajak rekannya menjadi pengikut aliran sesat itu. Dari situ, diketahuilah markas yang biasa digunakan pengikut AKI berkumpul.Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumsel KH Sodikun mengungkapkan, beberapa waktu yang lalu pihaknya sudah mendatangi markas AKI yang berada di Palembang, sekaligus berhasil menemui pimpinannya. Pimpinan AKI tersebut juga mengakui merekrut orang-orang untuk menjadi pengikutnya."Untuk kepentingan, alamat markas AKI di Palembang kita rahasiakan," ungkap Sodikun kepada wartawan di Palembang, Jumat (20/3).Menurut dia, meski sudah dinyatakan sebagai aliran sesat, pihaknya masih memberikan kesempatan kepada pengikut AKI tersebut untuk kembali menjalankan ibadah sesuai yang ditetapkan agama. MUI Sumsel juga rencananya akan diundang untuk diberikan penyadaran."Bila pengikut AKI masih terus melaksanakan aktivitasnya, maka akan diserahkan kepada aparat penegak hukum," tegasnya.Dia menambahkan, berdasarkan penelitian tim MUI di lapangan, aliran AKI tidak mewajibkan pengikutnya menjalankan salat dan puasa. Oleh karena itulah, AKI difatwakan sebagai ajaran sesat atau menyimpang dari agama Islam."AKI sudah kita fatwakan sebagai ajaran sesat dan menyesatkan," pungkasnya.

Rekomendasi