Gaji Rp 1 juta, tukang sapu di Bekasi kesehatannya tak terjamin

Seorang pesapon, Rusdi mengatakan, selama ini dia hanya berobat ke puskesmas jika mengalami sakit.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Gaji Rp 1 juta, tukang sapu di Bekasi kesehatannya tak terjamin
tukang sapu. ©2013 Merdeka.com

Sudah bertahun tahun gaji tukang sapu alias pesapon di Kota Bekasi, Jawa Barat hanya Rp 1 juta per bulan. Hal ini diperparah karena mereka tak memiliki jaminan kesehatan. Sehingga, jika mereka sakit harus membiayai sendiri.Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, mengatakan, sebanyak 747 petugas kebersihan di wilayah setempat akan diikutkan program Jaminan Kesehatan Nasional. Menurut dia, jaminan kesehatan penting bagi mereka dan keluarga yang hanya mengandalkan gaji Rp 1 juta/bulan."Saya perintahkan Dinas Kebersihan untuk memasukkan mereka ke dalam JKN," ungkap Rahmat Minggu (21/12)Dia juga meminta agar para sopir kendaraan truk sampah dibuatkan Surat Izin Mengemudi B 1. Sebab mereka selama bertahun-tahun hanya menggunakan SIM A. Selama ini, persoalan SIM petugas luput dari perhatian pemerintah."Itu berisiko pada saat di jalan harusnya kan SIM (B1), tapi mereka mau buat nya uang dari mana kalau gajinya saja Rp 1 juta, ini yang harus juga diperhatikan," kata Rahmat.Seorang tukang sapu, Rusdi mengatakan, selama ini dia hanya berobat ke puskesmas jika mengalami sakit. Itu pun kalau sakitnya sudah parah. "Takut mahal biayanya, makanya kalau sakit-sakit kecil mending beli obat sendiri saja di warung," ujar dia.

Rekomendasi