Ayah bocah kesetrum pernah tolak bantuan tahlilan dari pihak STC

"Tapi saya sampaikan kepada STC untuk 7 hari tahlilan sudah banyak yang membantu," ujar Sasmito.

Faiq Hidayat
Oleh Faiq Hidayat - Reporter
Ayah bocah kesetrum pernah tolak bantuan tahlilan dari pihak STC
TKP bocah kesterum di STC. ©2014 merdeka.com/faiq hidayat

Sasmito, orang tua Amanda Dewi Nugroho (7), bocah yang kesetrum di bangku Senayan Trade Center (STC), mengaku tiga kali didatangi oleh pihak pengelola mal di rumahnya. Pihak STC berniat memberikan bantuan untuk tahlilan 7 hari meninggalnya Amanda."Pernah didatangi STC pas hari Selasa. Tapi nggak ketemu saya karena saya lagi urus makam anak," ujar Sasmito di Jalan H Pekir, Kelurahan Grogol Utara, Jakarta Pusat, Senin (17/11).Tak bertemu pihak orang tua korban, dia mengatakan, pihak STC datang kembali dengan diwakili satpamnya untuk mengundang bertemu manajemen STC pada Kamis (13/11)."Rabu sorenya datang lagi dengan bertujuan mengundang saya datang ke STC pada hari Kamis," ujarnya.Soal kedatangan pihak STC ke rumahnya, Sasmito tidak mempermasalahkannya jika bertujuan silaturahmi. "Kamis saya nggak kasih jawaban kepada STC, tapi hari Kamis-nya datang lagi sekuriti dengan building property manager ke rumah," jelasnya.Menurut Sasmito, kedatangan pihak mal untuk memberikan bantuan selama proses tahlilan 7 hari meninggalnya Amanda.

"Nominalnya nggak tahu karena hanya sebatas omongan, tapi saya sampaikan kepada STC untuk 7 hari tahlilan sudah banyak yang membantu," ujarnya.Berdasarkan informasi yang dihimpun merdeka.com, pihak STC akan mendatangi rumah Amanda untuk memberikan bantuan. Namun saat ini belum ada kepastian kapan kedatangan pihak STC ini.Seperti diketahui, Amanda Dewi Nugroho tewas kesetrum listrik saat duduk di bangku bersama Ibunya Evelin dan adiknya di lantai 1 Mall STC pada Senin (10/11) sore. Saat itu, Amanda sedang menunggu ayahnya Sasmito Nugroho yang sedang bekerja. Namun ketika dibawa ke Rumah Sakit Pertamina, bocah itu sudah meninggal dunia.

Rekomendasi