Menteri Ketenagakerjaan: Alam Indonesia kaya tapi miskin SDM

"Ini sangat celaka bila nantinya menuju MEA 2015, masih belum siap tampil lantaran kurangnya SDM," kata Hanif.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Menteri Ketenagakerjaan: Alam Indonesia kaya tapi miskin SDM
Hanif Dhakiri. ©2014 merdeka.com/Gede Nadi Jaya

Menteri Ketenagakerjaan Indonesia M Hanif Dhakiri mengatakan Indonesia sangat kaya akan sumber daya alamnya (SDA). Namun sayang rapuh di dalamnya lantaran masih miskin sumber daya manusia (SDM).Ini disampaikan M.Hanif ketika membuka Rapat Koordinasi Bidang Pelatihan dan Produktifitas (Lattas) yang berlangsung di Denpasar, Kamis (13/11). "Indonesia kaya dengan sumber alam yang ada. Tapi sayang masih miskin sumber daya manusia yang dimiliki. Ini sangat celaka bila nantinya menuju MEA 2015, masih belum siap tampil lantaran kurangnya SDM," terang M. Hanif di hadapan para peserta rapat di Denpasar.Dia menjelaskan, keunggulan SDA itu bila tidak dibarengi dengan keunggulan SDM maka sama sekali tidak ada artinya. "Jadi kalau ada orang katakan dia bangga karena dia orang kaya, maka itu sama dengan cara pikir kolonial. Dia berpikir kalau dia kaya SDA tidak perlu benahi SDM. Padahal SDA itu tidak ada artinya kalau secara SDM masih rendah dan tertinggal," ujarnya.Menurut dia SDM Indonesia harus terus dibenahi karena dalam dunia kerja, skill, spiritual, sangat dibutuhkan dalam persaingan global. Karena dalam catatan pada Agustus 2014 masih ada pengangguran sebanyak 7,24 orang sementara jumlah kesempatan kerja di Indonesia sangat minim. "Ini sangat tidaklah imbang," katanya menegaskan.Dalam menghadapi MEA nanti, Indonesia akan memasukkan variabel-variabel yang diperlukan untuk memperkuat ketahanan nasional. "Misalnya kita akan mewajibkan tenaga kerja asing itu bisa berbahasa Indonesia dengan baik dan benar. Kita tidak mau kalau tenaga kerja asing itu hanya bisa mengucapkan selamat pagi dan terima kasih," ujarnya.Untuk itu BLK di seluruh Indonesia akan diaudit untuk mengetahui kondisi BLK, dari sisi sarana, fasilitas, manajemen pelatihan dan sebagainya. Pemerintah akan melakukan intervensi secara bertahap agar BLK dapat dioptimalkan.Dalam pertemuan itu hadir para unit pelaksana tugas dari berbagai provinsi di Indonesia, para stakeholder, para kepala dinas tenaga kerja kabupaten dan kota dari berbagai daerah di Indonesia. Ikut hadir dalam pertemuan tersebut Komisaris dan Direksi PT CTI Group Worldwide Service Mr Liam Stapelton selaku Vice President for Human Resources and Bussiness Development PT CTI Group.

Rekomendasi