Jenazah dua WNI korban pembunuhan di Hong Kong tiba di Jakarta

Jenazah Sumarti Ningsih langsung dibawa pihak keluarga ke Cilacap dengan ambulans.

Arie Basuki
Oleh Arie Basuki - Reporter
Jenazah dua WNI korban pembunuhan di Hong Kong tiba di Jakarta
Jenazah WNI korban pembunuhan di Hong Kong tiba di Indonesia. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Jasad dua WNI yang menjadi korban pembunuhan sadis di Hong Kong tiba di Jakarta siang ini. Setelah serah terima dari pihak Kementerian Luar Negeri, jasad Sumarti Ningsih langsung dibawa dengan ambulans oleh pihak keluarga ke Cilacap, Jawa Tengah.Dua peti jenazah berwarna cokelat itu tiba di terminal kargo Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 14.45 WIB, Selasa (11/11) dengan menggunakan pesawat milik maskapai Chatay Pacific.Jenazah Sumarti Ningsih yang pertama diturunkan dan langsung dimasukkan ke dalam ambulans yang telah menanti. Selang 5 menit kemudian, peti jenazah Jesse Lorena alias Seneng Mujiasih juga diturunkan dari pesawat. Namun peti itu kemudian di bawa ke gudang kargo milik maskapai Garuda untuk diinapkan semalam.Rencananya, jenazah Seneng Mujiasih akan dibawa ke kampung halamannya di Kendari, Sulawesi Tenggara dengan penerbangan Garuda Indonesia. Pihak keluarga merencanakan pemakaman berlangsung Rabu (12/11) besok.Sebelumnya, dua WNI di Hong Kong dibunuh seorang bankir asal Inggris, Rurik Jutting di apartemen Distrik Wan Chai, Hong Kong pada malam Halloween 31 Oktober lalu.Sumarti Ningsih asal Cilacap, Jawa Tengah, dimutilasi dan dimasukkan ke dalam koper. Sementara satu lainnya, bernama Jesse Lorena alias Seneng Mujiasih, meninggal saat perjalanan ke rumah sakit akibat luka sayatan yang parah di bagian leher.

Rekomendasi