Pemprov Jawa Tengah akan melobi Perhutani terkait upaya proses pembebasan lahan guna pembangunan Waduk Logung di Jekulo, Kudus, Jawa Tengah. Proyek waduk ini sampai saat ini proses pembangunannya macet karena sebagian lokasi waduk mayoritas lahannya merupakan hak milik Perhutani."Tanah seluas 46 hektare dari 196 hektare lahan yang diperlukan untuk Waduk Logung diketahui milik Perhutani. Pihaknya telah menyurati perusahaan pelat merah itu agar bersedia melepas lahannya dengan sistem tukar guling. Kami telah menyiapkan beberapa lahan untuk menggantinya. Ada di Wonosoco dan lainnya, silakan pilih. Tapi Perhutani belum juga merespon," tegas Bupati Kudus Musthofa di sela-sela mendampingi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meninjau lokasi Waduk Logung di Jekulo, Kudus, Jawa Tengah Rabu (1/10).Maka, Pemkab Kudus meminta bantuan Pemprov untuk melobi Perhutani guna proses pembebasan lahan itu. "Jika lahan Perhutani sudah beres, maka lahan lain yang milik masyarakat akan mudah pembebasannya. Sampai sekarang, lahan masyarakat telah terbebaskan 75 persen. Sisanya diharapkan tuntas akhir tahun ini," ungkapnya.Musthofa menambahkan, pihaknya tetap mengedepankan pendekatan kekeluargaan dalam pembebasan lahan. Namun jika sulit, maka jalan terakhir terpaksa menggunakan mekanisme konsinyasi."Saya usahakan jangan konsinyasi, suara masyarakat harus didengar. Memang Perhutani kuncinya, kalau Perhutani clear akan clear semua," tandasnya.Pembebasan lahan Waduk Logung sendiri didanai secara patungan oleh Pemkab Kudus dan Pemprov Jateng senilai Rp 86 miliar. Untuk pembangunan fisik sedang diajukan anggaran ke Kementerian Pekerjaan Umum senilai Rp 200 miliar."Waduk ini sampai saat ini hanya jadi wacana saja sudah selama 25 tahun. Mudah-mudahan dengan dorongan Pak Ganjar bisa segera terealisasi," pungkasnya.Sementara itu Gubernur Jateng Ganjar menegaskan Waduk Logung merupakan salah satu prioritas pemerintah pusat. Kementerian PU telah menyanggupi menyediakan seluruh anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunannya. Syaratnya, pemerintah setempat segera menuntaskan pembebasan lahan."Waduk Logung tersebut sangat dibutuhkan masyarakat sebagai salah satu solusi mengatasi banjir di wilayah Kudus dan sekitarnya. Saya akan membantu semaksimal mungkin dalam pembebasan lahan Waduk Logung, termasuk bicara dengan Perhutani," ujar Ganjar pendek.
Perhutani dinilai hambat pembangunan Waduk Logung di Kudus
Waduk Logung tersebut sangat dibutuhkan masyarakat sebagai salah satu solusi mengatasi banjir di wilayah Kudus.
Rekomendasi