Aparat kepolisian dari Polsek Genuk Semarang, dalam waktu dekat bakal menguras air kolam retensi di Kelurahan Trimulyo, Kecamatan Genuk, Kota Semarang. Ini dilakukan untuk mencari potongan tubuh korban mutilasi yang ditemukan di lokasi tersebut, pada Kamis pekan lalu.Kapolsek Genuk AKP M Irfan Hariyat, mengatakan sampai sekarang masih berusaha mengungkap identitas dua potongan tubuh yang ditemukan anak-anak Trimulyo pada pekan lalu. Untuk menelusurinya, petugas kini telah melakukan berbagai cara, salah satunya memperketat penyelidikan di lokasi kejadian."Satu upaya yang kami lakukan dalam waktu dekat, ialah dengan menguras air kolam retensi di situ. Jadi biar kelihatan apakah ada potongan tubuh lainnya atau tidak," kata Irfan saat ditemui wartawan di Mapolsek Genuk, Rabu (24/9).Menurut Irfan, kemungkinan masih bisa dilacak potongan-potongan tubuh lainnya. Pencarian barang bukti ini sangat penting untuk mengungkap identitas korban sehingga bila ada warga yang mengetahui ciri-ciri korban bisa segera melapor kepada polisi.Sejauh ini, polisi masih gencar menyosialisasikan kepada warga Semarang khususnya di Genuk bila terdapat anggota keluarganya yang hilang. Saat sosialisasi di setiap wilayah, pihaknya mengaku tetap dibantu jajaran Polrestabes Semarang."Sempat ada yang melapor ke sini tapi yang hilang warga Jawa Timur bernama Jumiati berusia 65 tahun. Tapi dalam surat terlampir ada pernyataan dari Kapolda Jatim. Ada pula yang melapor dari warga Semarang Barat," urainya.Sementara itu, Kapolda Jateng, Irjen Nur Ali mengatakan sekarang pihaknya juga masih sibuk mengungkap identitas potongan tubuh yang ditemukan di Genuk. "Bila identitasnya sudah jelas maka kami mudah mengungkapnya," terang Nur Ali.
Cari potongan tubuh, polisi Semarang akan kuras kolam retensi
"Jadi biar kelihatan apakah ada potongan tubuh lainnya atau tidak," kata Irfan.
Advertisement
Rekomendasi