Penyelam TNI AL dan US Navy bekerja sama meneliti kapal USS Houston di Selat Sunda. Mereka menemukan bangkai kapal masih utuh walau ada beberapa pelat besi dan paku kapal yang hilang dicuri.Parahnya lagi, ternyata sebagian amunisi di kapal terebut sudah hilang dicuri. Padahal amunisi meriam itu belum meledak dan berbahaya."Barang bukti memperlihatkan penemuan amunisi yang belum diledakkan yang diambil dari bangkai kapal oleh pihak yang tidak berwenang, meresahkan keselamatan dan keamanan publik," demikian keterangan dari Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, Selasa (19/8).Selain itu terdapat rembesan minyak yang masih aktif dari paku keling lambung kapal. Para arkeolog bawah laut dari US Navy masih mengkaji data penyelaman tersebut dan laporan terakhir dijadwalkan rampung pada musim gugur tahun ini.USS Houston, yang diberi julukan Hantu Pesisir Jawa, karam saat Pertempuran Selat Sunda di sekitar Banten saat Perang Dunia II tahun 1942.Komandan kapal Kapten Albert H. Rooks, yang gugur dalam pertempuran, dianugerahi medali Medal of Honor untuk jasa kepahlawanan yang luar biasa. Sementara USS Houston dianugerahi dua bintang perang dan Presidential Unit Citation.
Amunisi Kapal USS Houston di Selat Sunda juga hilang dicuri
Mereka menemukan bangkai kapal masih utuh walau ada beberapa pelat besi dan paku kapal yang hilang dicuri.
Advertisement
Rekomendasi