Aparat kepolisian Tegal berhasil meringkus Samai alias Ropii (45), pelaku pencabulan terhadap ratusan anak-anak. Berbagai cara dilakukan agar calon korbannya mau memenuhi hasrat seksualnya, termasuk mengimingi mereka untuk mengajari sulap mengubah daun menjadi uang.Sebuah pengakuan juga diungkap Samai, dia menjadi korban sodomi oleh seorang pria yang tak dikenalnya saat masih di Jakarta. Saat kejadian itu, Samai masih berusia delapan tahun."Sewaktu masih usia delapan tahun saya pernah menjadi korban juga. Pelakunya seorang pria yang tidak saya kenal. Waktu itu kejadiannya di Jakarta," bebernya.Selama menjalani pemeriksaan, Samai menolak memberikan identitas korban yang telah digagahinya di tepi sungai. Bahkan, ia juga mengaku menyodomi sejumlah anak-anak di dalam rumah demi menutupi perbuatannya dari warga sekitar.Sampai saat ini, polisi telah memeriksa enam korban sodomi yang dilakukan Samai, antara lain AS (13) warga Desa Kudaile Kecamatan Slawi, AR (13) warga Kelurahan Procot Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, IB (13) warga Desa Kudaile, AS (12) warga Dukuh Langon Desa Kudaile, NA (14) warga Desa Slawi Kulon dan IJ (13) warga Desa Kendalserut, Kecamatan Slawi.Atas perbuatannya, Samai terancam dipidana 15 tahun sesuai Pasal 82 UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
Samai mengaku jadi korban sodomi saat usia 8 tahun
Samai mengaku telah mencabuli ratusan anak laki-laki di tepi sungai.
Advertisement
Rekomendasi