Sultan sebut pemimpin harus berintegritas bukan cuma pencitraan

Sultan mengaku prihatin atas kurangnya perhatian pemerintah terhadap para pahlawan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Sultan sebut pemimpin harus berintegritas bukan cuma pencitraan
Sultan sebut pemimpin harus berintegritas bukan cuma pencitraan

Sri Sultan Hamengkubuwono X mengaku prihatin atas kurangnya perhatian pemerintah terhadap para pahlawan pendiri bangsa. Karenanya, Sultan mengaku bersyukur memiliki ayah yang merelakan hidupnya untuk mengabdi pada nusa dan bangsa."Beliau mengatakan hidup saya mengabdi untuk rakyat karena saya dilahirkan untuk bangsa dan negara," kata Sultan dalam acara bedah buku Islamic Book Fair 2014 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa, (4/3).Gubernur DI Yogyakarta itu mengatakan, Indonesia harus dipimpin oleh orang yang memiliki integritas tinggi. Sebab, untuk mencapai tujuan bernegara dan berbangsa yang baik, pemimpin harus mengetahui persoalan rakyatnya."Pemimpin itu harus visioner dalam arti bisa konsolidasi terhadap rakyatnya. Dengan tujuan itu semua demi kesejahteraan bangsa di mana negara ini melindungi anak bangsa dengan kondisi apapun," katanya.Menurutnya, pemimpin yang baik bukan menonjolkan sisi pencitraan, melainkan lebih mengutamakan pengabdian pada masyarakat."Ketika saya menggantikan sosok Almarhum (Sri Sultan Hamengkubuwono IX) menjadi pemimpin itu, untuk mengabdi kepada rakyatnya. Bagi Almarhum itu mengabdi demi bangsa dan negara ini harusnya mendapatkan gelar pahlawan. Tapi saya tidak mau mengajukan gelar pahlawan. Kalau pemerintah memberikan dan mengajukan, saya ambil kalau tidak juga tidak apa-apa," ujarnya.

Rekomendasi