Polis Diraja Malaysia berhasil menangkap narapidana terorisme Fadli Sadama di sebuah tempat. Fadli merupakan salah satu dari ratusan narapidana yang kabur saat berlangsungnya kerusuhan di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Tanjung Gusta, Medan.Setelah melakukan berbagai perjalanan di Indonesia, Fadli akhirnya memutuskan untuk berangkat menuju Malaysia. Di negara itu, Fadli berencana membeli senjata."Yang sudah terungkap di Malaysia dia (Fadli) melakukan pembelian senjata," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas), Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Gedung Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (4/12).Kendati demikian, Boy belum bisa membeberkan lebih banyak alasan lainnya mengapa Fadli memilih kabur ke Malaysia. Saat ini, Polri dan polisi Malaysia masih bekerja sama untuk melakukan pendalaman dalam melakukan pemeriksaan terhadap Fadli.Boy menambahkan, Fadli yang berhasil melarikan diri ke Malaysia ternyata mempunyai perbekalan sejumlah uang dari transaksi narkoba, diduga uang tersebut didapatkannya saat Fadli masih berada di dalam Lapas."Kemudian (Fadli) melarikan diri ke Malaysia melalui Tanjung Balai lewat jalur laut dengan menggunakan perahu nelayan menuju pelabuhan Kuala Selangor Malaysia, dan menetap di Jinjang Selatan. Di mana untuk melarikan diri diperoleh dari hasil menjual narkoba," papar polisi bintang satu ini.
Lari ke Malaysia, Fadli Sadama berencana beli senjata
Uang untuk kabur dan membeli senjata didapatnya dari hasil penjualan narkoba.
Rekomendasi