Jalan diblokir buruh di Serang, pelajar tak bisa ke sekolah

Buruh menolak UMK 2014 Kabupaten Serang yang hanya naik Rp 100.000.

Dwi Prasetya
Oleh Dwi Prasetya- Reporter
Jalan diblokir buruh di Serang, pelajar tak bisa ke sekolah
Demo buruh. ©2013 Merdeka.com/M. Luthfi Rahman

Ribuan buruh Banten berunjuk rasa dengan memblokir jalan raya Serang-Jakarta tepatnya di daerah Ciujung, Kabupaten Serang, Banten. Kemacetan parah pun tak terhindarkan. Sejumlah pelajar terpaksa mengurungkan niat pergi ke sekolah.Pantauan merdeka.com, Selasa (3/12), kendaraan yang melintas di Jalan Raya Serang-Jakarta tidak bergerak. Para pelajar yang naik kendaraan umum memilih turun. Salah seorang siswa SMA Kota Serang, Ahmad mengaku dirinya telah terjebak macet kurang lebih satu jam. Melihat kemacetan tidak terurai dia memilih untuk pulang saja."Sudah telat ke sekolah, mau pulang aja," ujar Ahmad singkat, saat turun dari angkutan umum.Begitu juga Sukma salah satu siswa SMP yang kesal karena aksi buruh membuat macet parah. "Mau pulang aja, macet ke Serang. Enggak akan sampai ke sekolah," keluhnya.Hingga pukul 11.00 WIB, ribuan buruh masih memblokir jalan. Mereka akan konvoi ke Pendopo Gubernur Banten untuk menuntut menuntut Gubernur segera merevisi Upah Minimum Kabupaten (UMK) Serang yang sebelumnya ditandatangani sebesar Rp 2.342.000 menjadi Rp 2.442.000.

Rekomendasi