Bermula dari grup chatting MIRC di dunia maya, cinta GKR Hayu dan KPH Notonegoro bersemi. Lewat grup chatting tersebut mereka berdua saling mengenal."Awalnya ya kenal di MIRC, temen-temen alumni SMA bikin grup di sana, karena sama-sama di Padmanaba jadi kenal, itu tahun 2000," cerita GKR Hayu saat menggelar jumpa pers di Kraton Kilen, Jumat (11/10).Perkenalan lewat grup chatting tersebut akhirnya beralih ke chatting pribadi, mereka berdua saling curhat. Setelah intens curhat mereka berdua akhirnya bertemu di New York, Amerika Serikat saat keduanya sama-sama kuliah di sana."Setelah kenal, baru tahu kalau ibunya Jeng Ratu itu temannya ibu saya, jadi waktu itu saya kuliah di New York, terus Jeng Ratu juga kuliah di sana, saya dititipi ibunya untuk jagain jeng ratu," kenang KPH Notonegoro.Pada tahun 2003 akhirnya mereka berdua resmi menjadi pasangan kekasih setelah KPH Notonegoro menyatakan cintanya pada putri ketika Sri Sultan Hamengkubuwono X ini. "Mas Noto ini ya sudah masuk kriteriaku, bisa main musik dan jago nyanyi, kalau cowok jago musik sama nyanyi kegantengannya itu jadi bertambah 1.000 persen," ujar GKR Hayu.Salah satu lagu yang pernah dinyanyikan oleh KPH Notonegoro untuk GKR Hayu adalah lagu lawas Juwita Malam. "Saya pernah nyanyikan lagu Juwita Malam, karena nama aslinya Jeng ratu itu Juwita. Saya ambil gitar, nyanyi sambil direkam, terus dikirim ke HP nya jeng Ratu," aku Notonegoro malu-malu.Sayangnya mereka kemudian harus menjalani hubungan jarak jauh selama 10 tahun karena GKR Hayu kembali ke Yogyakarta, sementara KPH Notonegoro bekerja di New York."Cukup lama ya pacaran 10 tahun, LDR (long distance relationship) lagi, jadi kadang sering salah paham, tapi namanya pacaran ya wajar," ujar KPH.Notonegoro.
Kisah cinta GKR Hayu & KPH Notonegoro bersemi dari grup chatting
Setelah intens curhat mereka berdua akhirnya bertemu di New York, Amerika Serikat saat keduanya sama-sama kuliah di sana
Advertisement
Rekomendasi