Menko Polhukam: Status di Nabire siaga satu

Akibat kejadian tersebut, 18 orang meninggal, 11 wanita dan 7 laki-laki. Korban kini berada di Kamar Jenazah RS Nabire.

Ramadhian Fadillah
Oleh Ramadhian Fadillah - Reporter
Menko Polhukam: Status di Nabire siaga satu
Pengamanan demo BBM. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Aparat kepolisian bersama anggota TNI diterjunkan untuk siaga di Nabire pasca-kerusuhan yang menewaskan 18 orang. Meski sudah terkendali, namun dikhawatirkan terjadi aksi balas dendam. "Saat ini situasi Nabire aman, Polda Papua telah menetapkan status siaga 1 di Nabire," ujar Menko Polhukam Djoko Suyanto, Senin (15/7).Menurut Djoko, keributan antardua pendukung petinju yang bertanding sulit diredam karena jumlah polisi yang lebih sedikit. Polisi juga tidak menduga karena pertandingan tinju Bupati Nabire Cup sudah berjalan 6 hari tanpa adanya insiden. "Polres Nabire telah menerjunkan 100 personel untuk mengamankan acara, namun kalah jumlah dan tidak dapat mengendalikan situasi keributan pada saat pertandingan final yang dihadiri Iebih dari 1.000 penonton," katanya.Seperti diketahui, pada hari Minggu 14 Juli sekitar pukul 22.00 WIT di GOR Kota Lama, Nabire terjadi insiden keributan antar-suponer pada pertandingan tinju Bupati Nabire Cup. Keributan dipicu oleh kekesalan pendukung petinju Yulianus Pigome (Sasana Mawa, koordinator Alipin Pigai, suku Mee) yang kalah angka atas Alpius Rumkoren (Sasana Persada, Koordinator: Maran, Suku Biak). Suporter saling berkelahi pada saat penyerahan hadiah yang mengakibatkan kepanikan di antara para penonton, dan berebut keluar gedung. Akibat kejadian tersebut, 18 orang meninggal, 11 wanita dan 7 laki-laki. Sebagian besar tewas terinjak-injak akibat berebut keluar dari GOR. Korban saat ini berada di Kamar Jenazah RS Nabire.

Rekomendasi