Gara-gara rebutan penumpang, dua orang sopir bus terlibat keributan di jalur Pantura, Kendal, Jawa Tengah. Akibatnya, awak bus Setia Kawan, Joko mengalami luka memar akibat menerima sebuah pukulan dari pengemudi bus Sahabat.Kejadian bermula ketika bus Sahabat jurusan Cirebon-Semarang tengah menaikkan penumpang di sepanjang Pantura, Kendal. Melihat itu, Joko menilai bus tersebut melanggar kesepakatan untuk tidak menaikkan penumpang di lokasi tersebut.Tanpa berpikir panjang, Joko langsung menghadang bus tersebut dan menyebabkan adu mulut antara keduanya. Pemukulan terjadi ketika korban hendak kembali ke dalam bus setelah ditarik ke luar oleh pengemudi bus Sahabat."Kejadiannya di lampu merah Ketapang, saya berhentikan bus Sahabat malah menantang. Bahkan bus saya sudah ditabrak dan saya ditarik saat hendak masuk ke mobil," kata Joko, salah satu awak angkutan Setia Kawan, Rabu (6/2).Atas kejadian itu, Joko kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kendal. Sementara, polisi mengarahkan armada bus ke Dinas Perhubungan Kabupaten Kendal untuk melaporkan kasus pemukulan tersebut.Akibat kejadian itu, sejumlah pengemudi bus Setia Kawan jurusan Sukorejo-Semarang melakukan aksi solidaritas di depan kantor Polres Kendal. Mereka meminta agar polisi menindak tegas pelaku pemukulan rekannya. Aksi tersebut sempat memacetkan arus lalu lintas karena awak bus memakirkan kendaraannya di pinggir jalan.Dalam aksinya itu, awak bus sempat bersitegang dengan petugas kepolisian karena tidak dilengkapi izin atau surat pemberitahuan. Namun, unjuk rasa tetap berlangsung karena mereka tetap bersikeras aksi tersebut merupakan hanya berupa solidaritas atas pemukulan rekannya."Ini bukan demo tapi bentuk solidaritas awak angkutan Paguyuban Setia Kawan karena salah satu anggota kami dianiaya," jelasnya Kordinator Paguyuban Awak Bus Setia Kawan, Muskon.
Berebut penumpang di Pantura, dua awak bus adu jotos
Korban menghadang bus lawannya karena dianggap melanggar kesepakatan.
Advertisement
Rekomendasi