Akademi Kepolisian (AKPOL) di Jalan Sultan Agung Semarang diteror benda yang mirip dengan bom paralon. Benda tersebut berisi rangkaian yang terdiri dari tiga selang air warna hijau yang bentuknya mirip dengan bom.Benda mirip bom paralon itu ditemukan oleh seorang PNS Akpol, Kasiran (46) warga asal Jakarta Selatan sekitar pukul 18.00 WIB di belakang Gedung Graha Utama di dalam Komplek Akpol. Panjang benda tersebut sekitar 25 centimeter dengan diameter dua centimeter. Rangkaian itu disatukan dengan lakban dan kedua ujung selang terdapat kabel warna merah dan putih.Kasiran menemukan benda itu tergelatak di depan trotoar di belakang gedung Graha Utama. Kasiran lantas melaporkan temuan itu ke petugas piket, Kombes Teguh dan diteruskan ke Polsek Gajahmungkur, Polrestabes Semarang. Tim Gegana Polda Jateng langsung merapat ke TKP untuk melakukan pengecekan dan penyisiran.Sekitar pukul 20.30 WIB, tim Gegana memeriksa dan mencoba meledakkan rangkaian benda mirip bom tersebut, namun tidak meledak.Direskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Bambang Rudi Pratiknyo saat dikonfirmasi membenarkan adanya temuan itu. Namun setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, benda tersebut dipastikan bukan bom."Pada benda tersebut tidak ditemukan adanya unsur bom, yakni rangkaian elektronik atau mekanik, bahan peledak, dan lainnya. Itu diduga kuat sengaja untuk terror, tapi setelah dilakukan pemeriksaan, benda itu dipastikan bukan bom, sehingga masyarakat tidak perlu panik dan takut," kata dia.
Akpol Semarang diteror benda mirip bom paralon
Benda mirip bom paralon itu ditemukan oleh seorang PNS Akpol, Kasiran (46) sekitar pukul 18.00 WIB.
Advertisement
Rekomendasi