Foke cuek, Alex pede, Jokowi santai

Macam-macam kampanye akan mewarnai Jakarta. Kampanye menuju DKI 1 itu tentunya akan mewakili sebagian kepribadian calon.

Mustiana Lestari
Oleh Mustiana Lestari - Reporter
Foke cuek, Alex pede, Jokowi santai
foke-nachrowi. merdeka.com/imam buchori

Macam-macam kampanye akan mewarnai Jakarta. Kampanye-kampanye menuju DKI 1 itu tentunya akan mewakili sebagian kepribadian sang calon gubernur.Rizka Halida seorang dosen psikologi politik menilai beberapa calon yang dianggap menarik untuk diteliti."itu pengalaman, orangnya cuek, need achievement tinggi. Alex Noerdin pede banget, penuh strategi dan kelihatan berambisi," ujar Rizka kepada merdeka.com, Rabu (21/3).Sementara dinilai lebih santai. Tidak terlalu ngotot, tetapi mampu menyelesaikan permasalahan dengan gayanya sendiri. Sementara itu Muhammad Hidayat Nur Wahid dinilai punya potensi. Tapi permasalahannya, Hidayat dinilai belum mampu menarik pemilih di luar kader PKS."Hidayat Nur Wahid tenang, namun tetap perlu upaya promosi lagi," jelasnya.Menurutnya, calon-calon independen juga perlu diperhitungkan seperti Faisal Basri yang terkenal di kalangan pendidik. Namun memang Faisal Basri dinilai hanya menarik untuk kelompok tertentu mereka belum bisa menarik kelompok lain untuk ikut mendukung."Untuk Hendardji sendiri, saya masih belum tahu," tutupnya.Enam pasang calon cagub-cawagub maju dalam Pilgub DKI Jakarta. Faisal Basri-Biem Benyamin dan Hendardji Soepandji-Ahmad Riza Patria maju dari jalur independen. Sementara itu Partai Demokrat dan koalisi tujuh partai mengusung Fauzi Bowo-Prijanto. PDIP-Gerindra mengusung Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama (). Golkar dan PPP mengusung Alex Noerdin-Nono Sampono, sementara PKS mengusung Hidayat Nur Wahid dan Didik J Rachbini.

Rekomendasi