Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso meminta polisi membebaskan enam mahasiswa yang melakukan aksi penurunan foto Presiden SBY di Gedung DPR. Untuk kali ini, Priyo meminta polisi mentolerir aksi mereka saat itu."Saya menyarankan dibebaskan saja, saya harap pihak kepolisian cukup toleran lah, itu anak-anak kita juga," kata Priyo kepada wartawan di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis, (15/3).Meski demikian, Priyo mengaku tidak setuju dengan cara penyampaian aspirasi yang dilakukan para mahasiswa. Dia meminta sampaikan aspirasi dengan cara yang tidak merugikan orang lain."Saya anjurkan adik-adik mahasiswa tak perlu menurunkan foto kepala negara," jelasnya.Seperti diberitakan sebelumnya, aliansi BEM universitas se-Jabar mengadakan pertemuan dengan Wakil Ketua DPR Pramono Anung untuk meminta persetujuan atas tiga tuntutan yang mereka ajukan. Tetapi, salah satu dari poin kesepakatan itu dicoret oleh Pramono. Karena rasa kecewanya tersebut. Enam mahasiswa menurunkan foto yang berakibat pecah kaca pigura.Akibat perbuatannya, polisi meningkatkan status mereka menjadi tersangka dan dikenakan pasal 170 KUHP tentang perusakan terhadap barang.
DPR minta perusak foto SBY dibebaskan
"saya harap pihak kepolisian cukup toleran lah, itu anak-anak kita juga," kata Priyo.
Rekomendasi