Razia di Rutan Solo, Belasan Ponsel Disita
Merdeka.com - Petugas Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IA Solo menyita sejumlah ponsel milik warga binaan saat saat dilakukan razia belum lama ini. Kegiatan tersebut sekaligus upaya pencegahan pengendalian narkoba di rutan.
Kepala Rutan Klas IA Surakarta, Urip Dhama Yoga, mengatakan petugas rutan mengamankan belasan unit ponsel. Barang-barang larangan bagi narapidana itu kemudian diserahkan ke kepolisian. Pihaknya berharap polisi melakukan tindakan tegas kepada pemilik, jika digunakan untuk mengendalikan transaksi narkoba.
"Sejak saya menjabat sudah tiga kali razia. Pertama hasilnya nihil. Razia kedua, pada Rabu (19/8) malam kemarin menemukan belasan handphone. Ada yang dalam keadaan baik dan rusak," ujar Urip saat ditemui Kamis (27/8) ini.
Urip berharap, dengan diserahkannya ponsel ke penegak hukum bisa membantu aparat penegak hukum menguak peredaran narkotika yang dikendalikan dari rutan.
"Selama ini, ketika kita razia, kita kumpulkan, kemudian dimusnahkan. Ya sudah, berhenti di situ. Tapi kalau kita serahkan ke kepolisian bisa dilakukan pendalaman. Karena ketika kita temukan handphone dalam keadaan terkunci, kita tidak bisa membuka, napi kita juga tidak ada yang mengakui itu punya siapa. Tapi di kepolisian kan punya tim Labfor, yang bisa membuka pola handphone tersebut," terangnya.
Menurutnya, belasan handphone tersebut ditemukan saat petugas menggelar razia di Blok C. Para napi menyembunyikannya di dalam bantal, guling, serta kasur. Ia menduga handphone ini titipan dari pembesuk. Ke depan, pihaknya akan memperketat barang-barang yang masuk ke rutan.
"Belasan handphone Kita temukan dengan menggunakan alat metal detector. Ketika razia ketiga kemarin kita juga mengajak anggota Satnarkoba untuk dilanjutkan razia bersama," katanya. (mdk/lia)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya