Ratusan Atlet Bertarung, Turnamen Tenis Meja di Banjarmasin Resmi Dibuka Wakil Wali Kota

Ratusan atlet dari berbagai daerah meramaikan turnamen tenis meja di Banjarmasin yang dibuka Wakil Wali Kota, diharapkan lahir bibit unggul berprestasi. Siapa juaranya?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Ratusan Atlet Bertarung, Turnamen Tenis Meja di Banjarmasin Resmi Dibuka Wakil Wali Kota
Ratusan atlet dari berbagai daerah meramaikan turnamen tenis meja di Banjarmasin yang dibuka Wakil Wali Kota, diharapkan lahir bibit unggul berprestasi. Siapa juaranya? (Merdeka.com)

Ratusan atlet tenis meja dari berbagai daerah kini tengah berkompetisi di Kota Banjarmasin. Mereka mengikuti turnamen bergengsi Wali Kota Cup yang resmi dibuka pada Jumat, 19 September 2025. Ajang ini diharapkan dapat memacu semangat para atlet untuk berprestasi.

Kejuaraan ini diselenggarakan di Gedung Yayasan Kompeten Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj Ananda, secara langsung membuka turnamen tersebut. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi ke-499 Kota Banjarmasin.

Turnamen yang berlangsung hingga 21 September 2025 ini bertujuan mencari bibit-bibit unggul. Para atlet diharapkan dapat membawa nama baik kota hingga kancah nasional dan internasional. Semangat sportivitas menjadi kunci utama dalam setiap pertandingan.

Semangat Sportivitas dan Kunci Kesuksesan Atlet

Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj Ananda, memberikan motivasi khusus kepada para peserta turnamen tenis meja. Ia menekankan pentingnya menjadikan latihan sebagai fondasi utama menuju kesuksesan. "Kunci sukses itu kita harus bertanding seperti berlatih, dan berlatih seperti bertanding," ujarnya.

Ananda menjelaskan bahwa ketika berlatih, atlet harus melakukannya seolah-olah sedang bertanding. Begitu pula sebaliknya, saat bertanding, lakukanlah seperti sedang berlatih. Pendekatan ini diharapkan dapat mengurangi beban dan meningkatkan peluang juara.

Selain itu, Ananda juga meminta agar kejuaraan ini berjalan dengan menjunjung tinggi sportivitas. Tujuan utamanya adalah melahirkan bibit-bibit atlet tenis meja berprestasi. Atlet-atlet ini diharapkan mampu mengharumkan nama kota di berbagai tingkatan kompetisi.

Partisipasi Luas dan Kategori Pertandingan

Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Fitriah, melaporkan antusiasme peserta. Sebanyak 262 atlet, baik putra maupun putri, turut serta dalam turnamen tenis meja ini. Mereka tidak hanya berasal dari Banjarmasin, tetapi juga dari daerah lain.

Kejuaraan tenis meja ini dibagi menjadi beberapa kategori yang berbeda untuk mengakomodasi beragam peserta. Kategori tersebut mencakup kelompok umur 14-15 tahun. Selain itu, ada juga kategori umum mulai dari A hingga C untuk berbagai level kemampuan.

Setiap kategori akan memperebutkan posisi juara 1, 2, dan 3 yang menjadi target utama. Selain itu, terdapat juga juara harapan 1, 2, dan 3 sebagai bentuk apresiasi. Hal ini menambah semangat kompetisi di antara para peserta yang bertanding.

Wadah Pengembangan Potensi dan Motivasi Atlet

Fitriah menegaskan bahwa ajang ini lebih dari sekadar kompetisi biasa bagi para atlet. Turnamen tenis meja ini juga merupakan upaya nyata untuk membangkitkan semangat atlet. Para peserta didorong untuk terus berlatih dan mengembangkan potensi diri mereka.

"Dengan banyaknya atlet yang mengikuti ini, kita optimis ada yang memiliki bakat besar untuk olahraga tenis meja di kota ini untuk negeri," kata Ananda. Pernyataan ini menunjukkan optimisme tinggi terhadap masa depan olahraga tenis meja di Banjarmasin.

Kejuaraan ini berada di bawah naungan cabang olahraga KONI, memberikan legitimasi dan dukungan penuh. "Harapannya, dengan adanya lomba seperti ini, para atlet yang menjadi binaan semakin bersemangat, giat berlatih dan lebih termotivasi dalam mengembangkan kemampuan mereka," tambah Fitriah. Ini menjadi dorongan kuat bagi atlet untuk terus berprestasi.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi