Ratna Sarumpaet dan JPU Nyatakan Pikir-pikir Atas Vonis 2 Tahun Penjara

Kamis, 11 Juli 2019 18:58 Reporter : Merdeka
Ratna Sarumpaet dan JPU Nyatakan Pikir-pikir Atas Vonis 2 Tahun Penjara Ratna Sarumpaet divonis 2 tahun penjara. ©2019 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan hukuman dua tahun kurungan penjara kepada Ratna Sarumpaet dalam kasus penyebaran berita bohong. Vonis ini lebih rendah dari tuntutan Jaksa yang meminta terdakwa dihukum 6 tahun penjara. Baik terdakwa maupun JPU menyatakan pikir-pikir.

"Kita harus tahu bahwa keputusan hakim tadi sudah melalui berbagai pertimbangan berdasarkan fakta yang sudah terungkap di persidangan. Saya kira sudah menjadi kewenangan majelis hakim," kata Koordinator JPU Daroe Trisadono di PN Jaksel usai persidangan, Kamis (11/7).

Daroe masih mempertimbangkan untuk mengajukan banding. Saat ini, akan mempelajari lebih dahulu amar putusan tersebut.

"Tentu kami akan menyatakan pikir pikir dulu. Kita punya waktu tujuh hari sejak dari hari ini. Nanti kita pertimbangkan dulu apakah kita akan menerima atau menyatakan banding," ujar dia.

Pun demikian dengan pengacara Ratna Sarumpaet, Desmihardi. "Jadi kalau 2 tahun kita masih pikir-pikir. Kita akan menentukan sikap dalam jangka waktu ini 7 hari," tutup dia.

Pertimbangan Hakim

Sebelum membacakan vonis, Hakim anggota, Krisnugroho menjelaskan mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan.

Dia menjelaskan hal yang memberatkan. Ratna sebagai seorang publik figur seharusnya terdakwa memberikan contoh yang baik dalam berbuat dan bertindak. Kemudian, terdakwa berusaha menutupi-nutupi kejadian yang sebenarnya.

Sedangkan yang meringankan, terdakwa sebagai seorang ibu rumah tangga yang telah berusia cukup lanjut. Selain itu, terdakwa telah melakukan permintaan maaf.

Hakim menyatakan terdakwa bersalah karena menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong, dengan sengaja menerbitkan keonaran dikalangan rakyat.

Ratna terbukti melanggar pasal 14 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana

"Menjatuhkan pidana selama 2 tahun, dikurangi masa tahanan. Dan terdakwa tetap ditahan," ujar dia.

Reporter: Ady Anugrahadi

Sumber: Liputan6.com [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini