Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rampas motor, 2 begal di Indramayu tewas dihakimi warga

Rampas motor, 2 begal di Indramayu tewas dihakimi warga Ilustrasi Begal Motor. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Dua pelaku begal coba merampas sepeda motor di Jalan Pantura Desa Karanganyar, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Nahas, aksi mereka digagalkan warga kemudian dihakimi hingga tewas.

"Dua pelaku tewas di tempat kejadian perkara," kata Kasubbag Humas Polres Indramayu, AKP Heriyadi, di Indramayu. Demikian dikutip dari Antara, Rabu (15/2)/

Peristiwa itu terjadi pada Rabu dini hari kira-kira pukul 01.30 WIB. Keduanya merampas berupa dua unit kendaraan sepeda motor Yamaha BG7 warna hitam no polisi E 4586 BY dan Yamaha Vixion warna hitam E 4084 BO.

"Untuk korbannya yaitu AR (23) dan HR (49) asal Kota Cirebon," tuturnya.

Sementara itu, dua pelaku yang tewas itu berinisial RN (20) yang beralamatkan di Desa Srengseng Blok Raksabumi Rt 03 Rw 01 Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu.

"Sementara pelaku lain yang tewas tanpa identitas dan masih ada beberapa orang yang melarikan diri dan masih lidik," katanya.

Heri menceritakan kronologis kejadian secara singkatnya, kedua korban sedang perjalanan pulang dari Jakarta ke Cirebon. Saat melintas di depan dealer mawar motor tiba-tiba korban dipepet sepeda motor yang ditumpangi tiga orang berboncengan.

Salah satu korban HR (49) curiga dan langsung tancap gas sambil menyuruh korban AR (23) untuk tancap gas, namun AR tidak bisa tancap gas, karena pelaku memepetnya.

Setelah itu, korban AR di pukul bagian helmnya oleh pelaku dengan sebilah golok dan pelaku yang lainnya memegang tangan korban sambil mencabut kunci sepeda motor, namun AR melawannya sehingga terjadi tarik menarik sepeda motor.

Karena korban dipepet pelaku tiga motor dan dipukuli, lalu korban AR terjatuh kemudian pelaku langsung mengeroyoknya. AR sempat melakukan perlawanan dengan pelaku dan korban berteriak minta tolong.

"Melihat AR dipukuli pelaku, kemudian korban HR yang merupakan orang tua AR langsung berhenti hendak menolong, pada saat hendak menolong tiba-tiba ditodong dengan senjata api lalu langsung lari dan meminta tolong kepada masyarakat.

"Setelah itu masyarakat sempat membantu terhadap korban AR lalu para pelaku berhamburan lari dan pelaku sempat di hakimi masyarakat setempat," ujarnya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP