Putusan MA soal PT Semen Indonesia, warga Rembang surati Ganjar
Merdeka.com - Masyarakat Rembang berunjuk rasa di Kantor Pemprov Jawa Tengah di Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Jawa Tengah. Selain berunjuk rasa, massa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Rembang Bersatu (FRRB) itu juga menyampaikan 'Surat Keprihatinan Rakyat Rembang' untuk Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Inti dalam surat tersebut, tentang kesedihan warga Rembang setelah MA mengeluarkan putusan Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan Peninjauan Kembali (PK) bernomor register 99 PK/TUN/2016 yang diajukan salah seorang petani Rembang dan LSM Wahana Lingkungan Indonesia (Walhi), terkait izin lingkungan pembangunan pabrik PT Semen Indonesia (PT SMI) di Rembang, Jawa Tengah.
Bagi sebagian warga Rembang dari lima desa, keberadaan pabrik PT Semen Indonesia membuat mata pencarian mereka hilang. Lima desa itu yakni Desa Tegaldowo, Desa Timbrangan, Desa Pasucen, Desa Kajar, dan Desa Kadiwono.
Berikut isi surat keprihatinan warga untuk Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang dititipkan melalui Staf Dinas Lingkuhan Hidup (DLH) Pemprov Jawa Tengah :
SURAT KEPRIHATINAN RAKYAT REMBANG
(WARGA DESA-DESA SEKITAR PABRIK)
KEPADA YTH,
GUBERNUR JAWA TENGAH
BAPAK GANJAR PRANOWO
Assalamualaikumwarahmatullahiwabarakatuh
Bapak Gubernur yang kami hormati,
Semoga bapak dan seluruh jajaran sehat wal aafiat dan bisa melaksanakan tugas dengan baik demi membangun Jawa Tengah yang adil, makmur dan sejahtera.
Bersama surat ini kami warga Kabupaten Rembang, khususnya yang tinggal dan hidup di desa-desa seputar pabrik semen PT Semen Indonesia di Rembang (Desa Tegaldowo, Desa Timbrangan, Desa Pasucen, Desa Kajar, dan Desa Kadiwono) ingin menyampaikan rasa keprihatinan dan kesedihan kami dengan putusan MahkamahAgung yang mengabulkan gugatan saudara kami yang menolak berdirinya pabrik semen PT Semen Indonesia.
Keputusan MA tersebut membuat kami khawatir kehilangan mata pencaharian kami, sumber mata pencaharian kami serta masa depan kemajuan desa desa kami. Sebab sekarang sudah banyak saudara-saudara kami yang bekerja dan menggantungkan hidupnya dari pabrik semen. Ada banyak pula fasilitas fasilitas umum yang sudah dibantu perbaikannya oleh pabrik semen.
BapakGanjar,
Sesungguhnya pendirian pabrik semen PT Semen Indonesia di Rembang sudah kami rasakan manfaatnya, meski belum beroperasi. Anak-anak kami, khususnya para pemuda yang sebelumnya menganggur saat ini sudah bisa bekerja di pabrik semen. Banyak pula diantara kami yang meningkat tarap hidupnya dengan adanya pabrik semen. Perlu kami sampaikan pula bahwa meskipun belum beroperasi keberadaan pabrik semen betul betul sudah memberikan manfaat bagi kemajuan desa-desa kami. Maka kami yakin bahwa beroperasinya pabrik semen bisa menjadi tumpuan masa depan anak cucu kami kelak di kemudian hari.
Berdasarkan semuaitu, kami dengan segala kesungguhan memohon kepada Bapak Gubernur Jawa Tengah (Bpk Ganjar Pranowo) memikirkan nasib kami semua yang sangat besar jumlahnya dibanding mereka yang menolak. Kami meminta kepada bapak untuk tetap Memberikan Izin Operasi bagi pabrik semen PT SI agar kami tetap bisa bekerja dan menghidupi keluarga-keluarga kami. Kami memohon kepada Bapak untuk mendengar nurani kami dan nasib kami.
Dan terakhir, mohon Bapak Gubernur bisa menyampaikan perasaan dan nurani kami ini kepada Bapak Presiden Joko Widodo, para wakil rakyat kami dan semua pihak terkait. Semoga Allah swt memberikan kemudahan bagi Bapak Gubernur dan kami haturkan terimakasih sebanyak-banyaknya atas perhatian bapak terhadap surat kami ini.
Wassalamualaikumwr, wb
Rembang, 14 Oktober 2016
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya