Pulang dari Sudan, 139 pasukan perdamaian Polri terima 2 penghargaan
Merdeka.com - 139 Pasukan Formed Police Unit (FPU) VIII Polri mengakhiri misinya di Darfur, Sudan. Mereka berhasil kembali ke tanah air setelah sempat tertahan selama 40 hari. Mereka meraih dua penghargaan sekaligus, yakni UN Medals (Medali PBB) serta medali Bakti Buana (dari Indonesia).
Kadiv Hubungan Internasional Polri, Irjen Saiful Maltha, mengatakan bahwa penghargaan tersebut mereka dapatkan karena telah melaksanakan misi luar negeri UN Mission serta bentuk apresiasi dari negara karena prestasi mereka.
"Setiap penugasan UN Mission, mereka akan dapat UN Medal. Kemudian, dari pemerintah Indonesia juga dapat, jadi dia sekali berangkat dapat dua. Kenapa diberikan? Tentunya karena mereka sudah melaksanakan tugas-tugas kemuliaan seperti perdamaian dan seterusnya," kata Maltha usai upacara penyerahan medali, di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (16/3).
Maltha mengaku sangat bersyukur semua pasukannya bisa kembali dengan selamat. Hanya satu orang yang mengalami kecelakaan, yakni Brigade Sumda dari unit Polda Metro Jaya. Ia kehilangan salah satu jarinya, namun ia sudah mendapat asuransi dari kedua belah pihak.
"Pulang alhamdulillah semuanya sehat, kecuali satu kecelakaan selama operasional di sana cuma tangan saja jadi ada tangannya (jarinya) yang lepas satu, kemudian dia mendapatkan asuransi juga baik dari sini maupun dari sana," ujar Maltha.
Maltha juga mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya tengah bersiap memberangkatkan 140 pasukan FPU IX yang akan melanjutkan misi perdamaian FPU VIII.
Selain itu, Maltha juga menyatakan bahwa untuk perekrutan FPU X sudah dalam proses. "Terus yang saat ini, yang ada di Indonesia dari seleksi 600 personel polri yang kita siapkan ke FPU X, 300 yang kita panggil dan sekarang on going process. Ada proses penelitiannya dari kesehatan, kemudian fisik sampai dengan profesional yang lainnya. Itu sudah ada kriteria orang-orang yang akan ditempatkan di UN Mission itu sudah ada kriteria bentukan oleh polri," terang Maltha.
Pasukan FPU, lanjut Maltha, selalu mendapat predikat kontingen terbaik dari 13 negara hampir di setiap tahunnya, termasuk FPU VIII. Ia mengaku bangga karena PBB telah memberikan kepercayaan penuh kepada kepolisian Indonesia.
"PBB telah memberikan kepercayaan kepada kepolisian, bahkan sampai hari ini pun kita masih kontingen terbaik. Jadi kita patut bersyukur kepada Allah SWT Tuhan yang maha kuasa karena memang setiap kontingen yang kita kirimkan oleh polri selalu the best kalau di luar negeri sana, terutama di UN mission," ungkap Maltha.
Setelah ini, pasukan FPU akan diberikan cuti selama dua pekan sebelum kembali bertugas di tempatnya semula. Setelah itu, mereka akan mendapatkan kesempatan untuk dipromosikan oleh atasannya.
"Mereka akan ditempatkan di tempat sedia kala lalu kemudian nanti ada promosi-promosi, itu seperti biasa berjalan mekanisme dari personalia," ujar Maltha. (mdk/rhm)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya