Pukul Tetangga Pakai Tongkat, Kakek Disabilitas di Asahan Jadi Tersangka Penganiayaan

Rabu, 6 Maret 2019 19:25 Reporter : Yan Muhardiansyah
Pukul Tetangga Pakai Tongkat, Kakek Disabilitas di Asahan Jadi Tersangka Penganiayaan Ilustrasi Penganiayaan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang kakek tunanetra dan tunarungu di Asahan, Sumut, berhadapan dengan hukum. Dia menjadi tersangka kasus penganiayaan terhadap tetangganya.

Masalah hukum itu kini dihadapi kakek PS, warga Panca Arya Kisaran, Asahan. Penyandang tunanetra dan tunarungu berusia sekitar 75 tahun ini dijerat dengan Pasal 351 KUHPidana.

Kasus yang membelit PS berawal pada 15 Desember 2018. Ketika itu, dia berjalan di sekitar rumahnya dengan bantuan tongkat kayu.

Dalam perjalanannya, PS meraba-raba pinggiran tanaman pagar persis di depan rumah jirannya. Istri tetangganya melarang agar pria tua itu tidak mencongkel tanah dan merusak bunga di depan rumahnya.

Namun PS tetap meraba-raba tanaman di depan rumah tetangganya. Suami tetangganya tidak terima dan mendorongnya hingga tersungkur dan tongkatnya patah.

PS tidak tinggal diam. Dia berdiri dan melawan. Pria ini memukulkan tongkatnya ke arah tetangganya. Pukulan itu melukai wajah, persis di bawah bola mata.

Warga yang melihat kejadian itu kemudian menengahi. Keduanya dilerai.

Sang tetangga melaporkan kejadian itu ke Polres Asahan. PS dijadikan tersangka.

Kapolres Asahan AKBP Faisal Napitupulu membenarkan PS dijadikan tersangka dalam kasus itu. "Kasus ini bukan kasus perusakan lahan tapi kasus penganiayaan. Jadi kita tetapkan sebagai tersangka tapi tidak kita lakukan penahanan. Kan enggak mungkin kita tahan, apalagi sudah lanjut usia dan tunanetra," kata Faisal.

Dia mengatakan, pihaknya mendorong mediasi antara kedua keluarga. "Kita sudah coba lakukan mediasi antara keluarga pelapor dengan terlapor," ucap Faisal.

Menurut Faisal, unsur penganiayaan memang ada. Namun tidak tertutup kemungkinan itu terjadi karena PS tidak melihat korban.

"Kita sudah lakukan upaya perdamaian untuk berdamai. Karena ini kan keluarga sama keluarga juga," ujar Faisal. [gil]

Topik berita Terkait:
  1. Penganiayaan
  2. Kisaran Asahan
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini