Puan Sebut kalau Prabowo Jadi Menhan, Harus Bisa Beri Solusi untuk Bangsa

Senin, 21 Oktober 2019 20:52 Reporter : Tri Yuniwati Lestari
Puan Sebut kalau Prabowo Jadi Menhan, Harus Bisa Beri Solusi untuk Bangsa Puan Maharani makan siang di kantin DPR. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bersedia membantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di kabinet 5 tahun mendatang. Dia mengaku diminta Jokowi membantu di bidang pertahanan. Menyikapi hal tersebut, Ketua DPR Puan Maharani berharap bila Prabowo benar dilantik menjadi Menteri Pertahanan (Menhan) dapat memberi solusi yang terbaik untuk keamanan negara.

"Kalau memang beliau betul dilantik sebagai Menteri Pertahanan, ya harusnya nanti bisa memberi solusi yang lebih baik untuk bangsa dan negara," ujar Puan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (21/10).

Puan menghargai keputusan Jokowi nantinya bila kursi Menhan ditempati Prabowo. Menurutnya ini sudah menjadi pertimbangan Jokowi.

"Itukan prerogatif presiden, jadi pasti Pak Presiden sudah punya pertimbangan-pertimbangan sehingga meminta Pak Prabowo untuk masuk dalam pemerintah. Kalau nanti dilantik, sayakan enggak bisa mendahului, hanya tadi pagi baju putih, mungkin tandanya diminta jadi salah satu menteri," bebernya.

Sementara terkait hasil pertemuan dengan Jokowi, Puan menyampaikan presiden akan mengadakan empat nomenklatur kementerian.

Puan mengatakan bahwa ini bukan perubahan yang krusial dalam arti tidak akan mengubah suatu kementerian, hanya menggabungkan beberapa kementerian menjadi satu, itu pun tidak dibubarkan.

"Jadi tidak ada hal yang kemudian mengubah tata kementerian, sampai harus ada reorganisasi yang besar-besaran. Jadi harapannya adalah kerja sama antara DPR dengan pemerintah itu setelah nanti diumumkan dan dilantik menteri-menterinya bisa langsung bekerja sama," Ujar Puan.

Prinsipnya, lanjut Puan, DPR menyetujui dan karena memang alat kelengkapan dewan (AKD) di DPR itu sudah diputuskan. Nantinya, terang Puan, DPR tinggal menunggu Jokowi berkirim surat dan menyampaikan bahwa kementerian yang digabung itu nantinya bersinergi dengan komisi-komisi mana saja.

"Contohnya Kemendikbud itu nantinya Dikti-nya itu akan bersama dengan Dikti, karena Kemenristek nantinya akan menjadi badan, kemudian Kemenko Maritim nantinya akan bertambah menjadi Maritim plus Investasi, dan yang satunya itu Bekraf akan bergabung dengan Pariwisata," tutupnya. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini