PT Pindad siap penuhi 100 medium tank alutsista TNI AD

Senin, 18 September 2017 16:43 Reporter : Andrian Salam Wiyono
PT Pindad siap penuhi 100 medium tank alutsista TNI AD Tank buatan PT Pindad. ©2017 Merdeka.com/Andrian Salam

Merdeka.com - PT Pindad (Persero) tengah mempersiapkan produksi secara massal medium tank pada 2018 mendatang. Dari 300 unit yang dibutuhkan pencetak alutsista negara tersebut, sedikitnya tahap awal akan terpenuhi 100 unit untuk kebutuhan TNI AD.

"Rencana TNI tahun depan sudah ada. Kurang lebih 100 unit, dari 300 yang dibutuhkan," kata ‎Direktur Utama PT Pindad Abraham Mose usai menerima sarasehan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, di Kantor Pindad, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Senin (18/9).

Dalam kesempatan itu, Menhan Ryamizard meninjau secara langsung kesiapan progress Medium tank beserta turret 105 mm kerja sama dengan CMI Defense Belgia.

Abraham menambahkan, PT Pindad yang melakukan pengembangan Medium tank bersama NFSS Turki tengah menyelesaikan terlebih dulu pembuatan prototipe medium tank yang kedua. Prototipe tersebut akan menjalani serangkaian pengujian salah satunya tes ledak.

"Sehingga prototipe itu betul-betul sempurna. Jadi ini real pembuatan oleh PT Pindad dan NFSS," ucapnya.

Menurut dia, karena ‎medium tank ini sifatnya masih prototipe, PT Pindad dan NFSS tidak bisa saling klaim bila medium tank tersebut hasil karyanya. Tapi merupakan hasil pengembangan bersama.

Namun setelah masuk tahun produksi, PT Pindad berhak menjual dan melakukan produksi secara massal dan NFSS tidak boleh lagi mengklaim itu karya mereka. ‎"Setelah itu masuk tahun produksi massal, dia (NFSS) tidak bisa klaim itu produk mereka. Indonesia punya hak memproduksi serial produk dan menjual," ujarnya.

Dia menambahkan, ‎medium tank ini memang dibutuhkan untuk memperkuat pertahanan Indonesia dengan medannya. Medium tank juga menurutnya nanti akan memenuhi kebutuhan pertahanan di Indonesia kelas medium yang mana saat ini sudah banyak termakan usia.

"Medium tank ini kelas menengah. Berat kurang lebih 37 ton. Saya rasa medium tank ini paling tepat di Indonesia untuk medannya. Apalagi di Sumatera dan Jawa. Jadi kita harapkan tank-tank yang lama itu diganti lah. Kita memerlukan 500-lah Tahap awal kan baru dibuat," ‎terangnya.

Proyek medium tank merupakan program negara yang masuk dalam tujuh pengembangan strategis Kementerian Pertahanan. Proyek tersebut yang sudah dimulai sejak 2015 mendatang harapannya bisa ditampilkan pada Oktober 2017 mendatang pada puncak peringatan HUT TNI ke-72 di Cilegon.

"Jadi satu (prototipe) sudah dibawa ke Cilegon pada HUT TNI nanti," jelasnya. [rzk]

Topik berita Terkait:
  1. Alutsista TNI
  2. PT Pindad
  3. TNI AD
  4. Bandung
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini