Banda Aceh, Merdeka.com – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Aceh telah menyalurkan 2.000 paket kebutuhan pokok kepada pengurus dan insan sepak bola yang terdampak banjir serta longsor di sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Aceh. Bantuan ini didistribusikan secara bertahap selama tiga hari, menyesuaikan kondisi wilayah dan akses penyaluran ke daerah-daerah yang paling membutuhkan.
Ketua Asosiasi Provinsi PSSI Aceh, Nazir Adam, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini bertujuan untuk membantu serta meringankan beban keluarga besar sepak bola Aceh. Para penerima bantuan mencakup atlet, wasit, pelatih, hingga pengurus yang turut menjadi korban bencana alam.
Bencana alam yang melanda tidak hanya berdampak pada kehidupan sosial masyarakat, tetapi juga menghentikan sementara aktivitas pembinaan dan kompetisi sepak bola di beberapa wilayah di Aceh. Oleh karena itu, PSSI Aceh merasa perlu hadir di tengah kondisi sulit ini sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas.
Advertisement
Advertisement
Solidaritas PSSI Aceh untuk Korban Bencana
Nazir Adam menegaskan bahwa bantuan berupa kebutuhan pokok ini disalurkan melalui PSSI kabupaten/kota di daerah terdampak bencana. Langkah ini merupakan wujud nyata kepedulian dan solidaritas PSSI Aceh terhadap komunitas sepak bola di daerah tersebut.
Ia memahami betul kondisi yang dihadapi banyak insan sepak bola, di mana sebagian rumah mereka terendam banjir dan ada pula yang kehilangan mata pencarian. “Kami memahami banyak insan sepak bola yang juga menjadi korban. Ada yang rumahnya terendam, ada pula kehilangan mata pencarian. Oleh karena itu, PSSI Aceh merasa perlu hadir di tengah kondisi sulit ini,” ujar Nazir Adam.
Meskipun jumlah bantuan yang disalurkan terbatas, Nazir Adam berharap dukungan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar para penerima pada masa darurat. “Bantuan ini memang tidak seberapa, tetapi setidaknya kami ingin berbagi dan menunjukkan bahwa mereka tidak sendiri menghadapi musibah ini,” tambahnya.
Advertisement
Advertisement
Pemulihan dan Keberlanjutan Pembinaan Sepak Bola
Ketua PSSI Aceh itu juga menyampaikan harapannya agar kondisi para korban segera pulih, sehingga aktivitas masyarakat, termasuk pembinaan sepak bola usia dini hingga kompetisi daerah, dapat kembali berjalan normal.
PSSI Aceh berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan asosiasi kabupaten dan kota guna memantau kondisi lapangan serta menyesuaikan agenda pembinaan ke depan. Hal ini penting untuk memastikan keberlanjutan pengembangan sepak bola di Aceh.
“Sepak bola Aceh tidak boleh berhenti. Setelah masa darurat ini berlalu, kami ingin memastikan pembinaan tetap berjalan dan semangat para atlet tetap terjaga,” tegas Nazir Adam, menekankan pentingnya menjaga semangat dan pembinaan di tengah tantangan.
Advertisement
Advertisement
Apresiasi dan Dukungan Berbagai Pihak
Dalam kesempatan ini, Nazir Adam turut mengapresiasi Grha Gemah Nusa (GGN) Foundation serta seluruh pihak yang telah mendukung program bantuan kepada korban terdampak bencana alam di Provinsi Aceh.
Dukungan tersebut, menurutnya, menunjukkan bahwa sepak bola bukan hanya tentang pertandingan dan prestasi, melainkan juga tentang solidaritas dan tanggung jawab sosial.
“Kami berterima kasih kepada Ratu Tisha Destrian selaku Founder GGN Foundation sekaligus Wakil Ketua Umum PSSI dan juga kepada Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi atas dukungan dan kepeduliannya terhadap insan sepak bola Aceh,” kata Nazir Adam.
Advertisement
Adapun penyaluran bantuan ke wilayah terdampak bencana di antaranya meliputi:
Sumber: AntaraNews