Pria di OKU Cabuli Adik Ipar Bersuami dengan Ancaman Dibacok

Rabu, 14 Oktober 2020 23:01 Reporter : Irwanto
Pria di OKU Cabuli Adik Ipar Bersuami dengan Ancaman Dibacok Tersangka pencabulan adik ipar di Lampung. ©2020 Merdeka.com/Irwanto

Merdeka.com - Seorang ibu rumah tangga, FY (32) menjadi korban pencabulan oleh kakak iparnya sendiri, Supandi (47). Pelaku memberikan ancaman membunuh korban dengan cara dibacok.

Tiga tahun buron, pelaku diringkus dalam pelariannya di Lampung Barat, Lampung, Selasa (13/10). Dia kini sudah ditahan untuk pemeriksaan lebih lanjut di Mapolsek Lengkiti, Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan.

Peristiwa itu terjadi ketika korban seorang diri di pondok kebunnya tak jauh dari rumahnya di salah satu desa di Kecamatan Lengkiti, OKU, 28 September 2017. Dia didatangi pelaku sambil membawa sebilah parang.

Tak disangka, pelaku membekap korban dari belakang dan melakukan perbuatan tak senonoh terhadapnya. Pelaku menodongkan parang sebagai ancaman agar korban bersedia melayani nafsunya.

Spontan, korban berteriak meminta tolong. Hal itu membuat pelaku panik dan langsung melarikan diri. Sementara parangnya tertinggal di pondok yang kini dijadikan barang bukti.

Kanitreskrim Polsek Lengkiti Bripka Charles mengungkapkan, penangkapan tersangka cukup lama karena selalu berpindah-pindah tempat. Akhirnya keberadaan tersangka diketahui dan dilakukan penangkapan tanpa perlawanan.

"Tersangka ditangkap di Lampung Barat setelah tiga tahun buron," ungkap Charles, Rabu (14/10).

Dikatakan, tersangka merupakan kakak ipar korban dan tinggal sekampung. Hingga saat ini korban mengalami trauma akibat kejadian itu.

"Saat kejadian korban sempat terluka di wajahnya. Dia masih trauma akibat malu," ujarnya. Atas perbuatan itu, tersangka dikenakan Pasal 289 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara. [fik]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Pelecehan Seksual
  3. Pemerkosaan
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini