Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Prasarana Tidak Memadai, Wisata Negeri di Atas Awan Ditutup

Prasarana Tidak Memadai, Wisata Negeri di Atas Awan Ditutup Dirlatas Polda Banten Kombespol Wibowo. ©2019 Merdeka.com/Muhammad Permana

Merdeka.com - Direktorat Lalulintas Polda Banten mengimbau masyarakat agar tidak menjadikan wisata negeri di atas awan atau Gunung Luhur, Kecamatan Citorek, Kabupaten Lebak, Banten, sebagai lokasi perayaan tahun baru 2020.

Dirlatas Polda Banten Kombespol Wibowo mengatakan pihaknya telah melakukan survei jalur menuju Gunung Luhur dan juga lokasi wisata. Berdasarkan hasil survei tersebut jalur menuju lokasi wisata negeri di atas awan sangat minim penerangan umum, jalan terlalu kecil mendaki dan patah, sangat membahayakan bagi pengendara.

"Kita sudah melakukan survey lokasi, termasuk hari ini kita menuju ke jalur di lokasi wisata, dapat saya deskripsikan bahwa jalur yang menuju lokasi wisata ini memiliki jalan yang cukup kecil tidak atau kurangnya penerangan jalan umum. Kemudian di sepanjang jalan tidak adanya geatrel atau pelindung jalan yang manfaat menahan pendarahan dalam kondisi yang membahayakan," ujarnya.

Selain tidak ada prasarana yang cukup baik di jalur menuju tempat wisata, Dirlantas juga mengungkapkan tidak adanya lahan parkir yang memadai di lokasi wisata.

"Selanjutnya di lokasi wisata tidak terdapat kantong parkir yang menampung jumlah kendaraan yang akan melaksanakan kegiatan wisata," ungkapnya.

Atas dasar tersebut dan juga atas kebijakan pemerintah setempat, Dirlantas mengimbau kepada masyarakat agar tidak menggunakan lokasi wisata negeri di atas awan sebagai tempat kegiatan perayaan tahun batu 2020.

"Dengan adanya kebijakan pemerintah setempat, kami mengimbau kepada masyarakat tidak menggunakan lokasi wisata Gunung luhur ini atau yang lebih dikenal dengan wisata negeri Di atas Awan sebagai tempat kegiatan pada saat perayaan malam tahun baru. Kita lakukan dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat," jelas Wibowo.

Selain itu terjadinya longsor dan banjir bandang beberapa waktu lalu juga menjadi alasan wisata negeri di atas awan ditutup. Mengingat kondisi cuaca dalam beberapa waktu terakhir di lokasi di guyur hujan yang cukup deras.

"Apalagi beberapa waktu yang lalu terjadi bencana longsor dan banjir yang terjadi di lokasi," terangnya.

Wibowo mengimbau bagi masyarakat yang akan merayakan pergantian tahun ke tempat wisata yang ada di wilayah Banten agar mematuhi arahan petugas kepolisian di lapangan dan juga mempersiapkan kendaraan dengan baik, agar dapat menghindari situasi yang tidak diinginkan.

"selanjutnya kepada masyarakat diimbau agar untuk mematuhi peraturan lalu lintas, taati petunjuk dari petugas di lapangan, cek kelengkapan kendaraan cek kelengkapan pengemudi dan jangan lupa berdoa," tutupnya.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP