Prahara belum mau pergi dari Bupati Dedi

Rabu, 13 Juli 2016 08:02 Reporter : Aryo Putranto Saptohutomo, Andrian Salam Wiyono
Prahara belum mau pergi dari Bupati Dedi Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. ©2016 merdeka.com/bram salam

Merdeka.com - Sosok Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, seolah menjadi magnet kuat banyak kalangan. Bukan cuma bagi pendukungnya, tetapi juga seterunya.

Dedi kini bermasalah dengan pemuka agama di Ciamis. Pimpinan Padepokan 212 Hidayatul Azkiya, Raden Sya'ir Langit, menentang lawatan Dedi ke Ciamis buat menghadiri silaturahim usai Idul Fitri, pada Jumat (15/7) mendatang.

Raden Sya'ir menolak kedatangan politikus Partai Golkar itu ke daerahnya. Alasannya, Raden Syair menilai Dedi adalah sosok musyrik lantaran banyak membangun patung di Kabupaten Purwakarta.

Ancaman dan penolakan Raden Sya'ir Langit pada Dedi disampaikan secara terbuka melalui akun Facebook pribadinya.

"Menanggapi kedatangan si Dedi Mulyadi bupati purwakarta yg musyrik, yg sudah mengacak-ngacak aqidah umat Islam, wabilkhusus di daerah Pasundan, yg akan datang ke daerah saya, Rancah Ciamis, tepatnya di daerah Dadiharja, denga kemasan hiburan seni budaya, pdahal selalu di selipkan segala yg berbau musrik, maka saya pribadi, atas nama umat Islam, atas nama Padepokan 212 Hidayatul Azkiya, mengecam keras dan menolak kedatangan nya,

Hei Dedi yg merasa paling sunda,

Hei Dedi yg merasa paling jawara yg mengaku-ngaku keturunan Prabu Siliwangi dan suami dari Ratu Pantai Selatan Nyi Roro Kidul,

Hei Dedi yg suka membuat patung berhala beserta sesajen nya sehingga Purwakarta di penuhi dengan patekong di setiap sudut kota, Saya tidak ridho Anda menginjakan kaki di tanah Galuh ini, Monggo saya tunggu anda jika tetap nekad datang kesini, jika selama ini anda paling jawara, saya ajak anda satu lawan satu debat mulut atau tangan dengan saya. Saya berharap kepada seluruh element masyarakat, ormas Islam, ormas nasional, ormas lokal, tokoh Ulama, tokoh masyarakat yg masih peduli terhadap aqidah Agama Islam, untuk bersatu padu menolak kedatangan si Dedi Musyrik di tanah Galuh, Rancah Ciamis ini."

Saat ditemui di Gedung Sate Kota Bandung, Dedi mengaku akan tetap datang ke Ciamis memenuhi undangan dari masyarakat sekitar. "Saya akan tetap datang ke Ciamis tanggal 15 nanti. Undangan perkumpulan warga yang merantau dari berbagai daerah," kata Dedi, kemarin [ary] SELANJUTNYA

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini