Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Potong uang desa sebesar Rp 1,5 miliar, PNS di Sampang dibekuk

Potong uang desa sebesar Rp 1,5 miliar, PNS di Sampang dibekuk Ilustrasi PNS. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Kun Hidayat (KH), pegawai negeri sipil (PNS) yang menjabat sebagai kasi pemberdayaan masyarakat, di Kecamatan Kedundung, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, ditangkap tim saber pungli Polda Jatim. Kun diduga kuat telah melakukan pemotongan uang alokasi dana desa (ADD) dan dana desa (DD) di wilayah Kecamatan Kedundung.

Saat dilakukan penangkapan di halaman kantor Bank Jatim, cabang Sampang, Senin (5/12), tim saber pungli mengamankan uang sebesar Rp 1,5 miliar. Uang tersebut kini disita untuk dijadikan barang bukti.

"Saat ditangkap, tersangka baru saja melakukan pencairan uang di Bank Jatim," terang Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Barung Mangera, Rabu (7/12).

Menurut dia, modus pungutan liar yang dilakukan tersangka adalah dengan melakukan pemotongan uang ADD dan DD, yang cair diperuntukkan 18 Desa di Kecamatan Kedundung, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

"Dari informasi yang kita dapat pencairan uang lebih dari Rp 2 miliar. Tapi, saat ditangkap, hanya menemukan uang Rp 1,5 miliar. Untuk kekurangannya ini masih didalami, karena tersangka ini masih diperiksa," tambah mantan Kabid Humas Sulawesi tersebut.

Seperti di Desa Kramat, uang cair seharusnya Rp 118,6 juta, tapi oleh tersangka dipotong dan hanya diberikan sebesar Rp 65 juta. Kemudian, Desa Nyeloh pencairan sebesar Rp 139,3 juta, hanya diberikan hanya Rp 21,2 juta.

"Dalih tersangka ke desa, pemotongan itu diperuntukkan pembayaran pajak, pelatihan. Seharusnya tidak ada pemotongan, tapi itu dilakukan oleh tersangka, dengan untuk mencari keuntungan," jelas perwira tiga melati di pundak tersebut.

(mdk/sho)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP