Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polri terus bertukar informasi dengan KPK terkait kasus Novel

Polri terus bertukar informasi dengan KPK terkait kasus Novel Novel Baswedan. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Kepolisian terus berkoordinasi dengan pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengungkap penyiraman air keras terhadap penyidik senior Novel Baswedan. Segala bentuk informasi, terus diterima polisi dari pihak KPK.

"Kita sudah sharing info saja tidak periksa. Tukar menukar saja dalam konteks proses penyelidikan," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Boy Rafli Amar, di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Selasa (25/4).

Boy belum mau mengaitkan insiden penyiraman air keras terhadap Novel berkaitan dengan perkara yang tengah ditangani KPK. Namun, segala informasi menjadi acuan guna mengembangkan teror terhadap Novel itu.

"Saya tidak bisa mengatakan seperti itu, tapi yang jelas ke mana arah penyelidikan itu selalu ada acuan, itu yang selalu dikembangkan," ujar dia.

Disinggung apakah penyidik telah meminta keterangan dari Novel, mantan Kapolda Banten ini mengatakan belum dilakukan. Sebab Novel tengah menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit di luar negeri.

"Belum karena kan sedang dirawat di RS," pungkas Boy.

Diketahui, polisi masih mendalami kasus teror penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel baswedan. Sampai sejauh ini, polisi masih belum berhasil mengungkap siapa pelaku penyiraman air keras tersebut.

Salah satu kesulitan polisi mengungkap kasus teror penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan adalah minimnya informasi dari CCTV. Selain itu, gambar yang kurang jelas dari CCTV juga menjadi salah satu faktor polisi kesulitan mengungkap kasus Novel.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP