Polres Metro Tangerang Kota baru-baru ini menggelar apel siaga bersama. Acara ini melibatkan 220 peserta dari 11 unsur potensi masyarakat (Potmas) yang berbeda. Tujuannya adalah untuk memperkuat keamanan wilayah menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Apel siaga ini merupakan bagian dari implementasi program Jaga Jakarta, yang berfokus pada kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat. Kegiatan ini berlangsung di Mapolres Metro Tangerang Kota. Inisiatif ini bertujuan menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi seluruh warga.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Raden Muhammad Jauhari menegaskan bahwa menjaga keamanan adalah tanggung jawab bersama. Pihak kepolisian tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan aktif dari masyarakat. Kolaborasi ini menjadi kunci utama dalam menjaga ketertiban umum.
Advertisement
Advertisement
Sinergi Polri dan Potensi Masyarakat dalam Menjaga Keamanan Nataru
Kombes Pol. Raden Muhammad Jauhari menyatakan bahwa kegiatan bersama Potmas ini adalah wujud nyata kolaborasi. Ia menekankan pentingnya peran masyarakat dalam upaya menjaga keamanan wilayah. "Keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi merupakan tugas kita bersama. Polri tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat," ujarnya.
Sebanyak 11 organisasi Potmas turut serta dalam apel siaga ini, termasuk BPPKB, Pemuda Pancasila, Laskar Merah Putih, FORKABI, FBR, GRIB, Pendekar Banten, KNPI, Satria Banten, Front Banten, serta Banser. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen kuat untuk bersinergi. Kapolres mengapresiasi partisipasi aktif dari seluruh unsur masyarakat yang hadir.
Apresiasi tersebut diberikan atas komitmen mereka untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Tangerang. Sinergi yang kuat ini diharapkan tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan. Namun juga meluas pada kepedulian sosial di tengah masyarakat. Ini menunjukkan pendekatan holistik dalam menjaga keamanan Nataru Tangerang.
Advertisement
Kapolres berharap kegiatan ini akan membangun kekuatan bersama yang mampu memperkuat sistem keamanan lingkungan secara berkelanjutan. Keterlibatan aktif masyarakat dinilai sebagai pondasi penting. Hal ini untuk menciptakan kota yang aman, nyaman, dan harmonis bagi semua penduduk.
Advertisement
Dukungan Pemerintah Kota dan Imbauan untuk Masyarakat
Wali Kota Tangerang Sachrudin juga turut memberikan dukungannya terhadap upaya pengamanan ini. Ia telah menginstruksikan para camat dan lurah untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Fokusnya adalah pada potensi bencana dan pencegahan tindakan kriminalitas menjelang libur panjang Nataru.
Pemerintah Kota Tangerang memastikan seluruh jajaran siap menjaga situasi kondusif kota. Ini termasuk stabilitas layanan publik dan keamanan masyarakat secara menyeluruh. Upaya ini merupakan bagian integral dari strategi menjaga keamanan Nataru Tangerang.
Sachrudin menambahkan, "Saya sudah selalu agar memastikan kelancaran arus lalu lintas, jaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, bentuk posko Natal dan Tahun Baru, pastikan kelaikan angkutan umum, tingkatkan patroli pengawasan lingkungan, mitigasi bencana, dan lainnya." Ini menunjukkan persiapan komprehensif dari pemerintah kota.
Advertisement
Kapolres juga mengimbau seluruh peserta dan masyarakat agar tidak ragu melaporkan gangguan kamtibmas. "Jika ada gangguan kamtibmas, segera hubungi layanan Call Center Polri di 110. Kami siap hadir dan menindaklanjuti," katanya. Hal ini memastikan respons cepat terhadap setiap ancaman keamanan.
Sumber: AntaraNews