Polres Klaten Bongkar Jaringan Pembuat Sertifikat Vaksinasi Palsu

Kamis, 12 Agustus 2021 21:30 Reporter : Arie Sunaryo
Polres Klaten Bongkar Jaringan Pembuat Sertifikat Vaksinasi Palsu Polres Klaten Bongkar Jaringan Pembuat Sertifikat Vaksinasi Palsu. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Polres Klaten, Jawa Tengah berhasil menbongkar sindikat pembuat Sertifikat Vaksinasi Covid-19 palsu. Dua orang telah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus tersebut. Yakni YNH (29) warga Desa Ngering, Kecamatan Jogonalan dan EP (29) warga Desa Blimbing, Karangnongko, Klaten.

Kasatreskrim Polres Klaten AKP Andriansyah Rithas Hasibuan mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi dari media sisial terkait pembuatan Sertifikat Vaksinasi Covid-19 palsu.

Setelah dilakukan penyelidikan, pada hari Minggu tanggal 23 Juli 2021, pihaknya mengamankan dua orang penyebar informasi pembuatan sertifikat tersebut di rumah masing-masing. Keduanya juga berperan langsung dalam pembuatan dan pengeditan fotokopi KTP dari warga pembuat sertifikat.

“Kita telah menetapkan kedua tersangka. Inisial Y dan inisial E, warga Jogonalan dan warga Karangnongko,” ujar Andriansyah, Kamis (12/8).

Menurut Andriansyah, masyarakat yang membuat sertifikat palsu dikenakan biaya sekitar Rp 70.000 per orang. “Walaupun warga belum melaksanakan vaksin, tapi dia bisa mengedit, termasuk barcode-nya,” katanya.

Selain kedua tersangka, pihaknya guga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya 14 kartu sertifikat vaksinasi Covid-19 palsu, seperangkat komputer untuk mencetak kartu dan 4 buah handphone yang digunakan untuk menyebar informasi.

“Kita terapkan Pasal 263 ayat 1 KUHP dengan hukuman penjara paling lama 6 tahun,” tandasnya.

Kasatreskrim menambahkan, pihaknya masih mendalami kasus tersebut, termasuk jumlah korban. Ia yakin korban pembuatan sertifikat vaksinasi Covid-19 palsu tersebut lebih dari 50 orang.

“Untuk korban di daerah lain masih kita lakukan pendalaman. Karena di media sosial itu mereka mengumumkan bisa membuat sertifikat palsu itu,” katanya. [ray]

Baca juga:
Warga Ambon Penyandang Disabilitas Sulit Mengakses Lokasi Vaksinasi Covid-19
Kasus Vaksinasi Covid-19 Kosong di Pluit, Ahli Soroti Beban Kerja Tenaga Kesehatan
Pakai Mobil Vaksinasi, BIN Sumut Siapkan 3.000 Dosis untuk Masyarakat dan Pelajar

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini