Politisi PDIP Keluhkan Harga Tiket Garuda Rute Indonesia Timur Masih Mahal

Senin, 18 Februari 2019 19:45 Reporter : Ya'cob Billiocta
Politisi PDIP Keluhkan Harga Tiket Garuda Rute Indonesia Timur Masih Mahal Politikus PDIP Rusdi Minangkabau. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Politisi muda Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Rusdi Minangkabau mengeluhkan harga tiket maskapai Garuda Indonesia yang masih mahal, meski sudah ada instruksi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menurunkan harga dan harga avtur telah turun. Menurutnya, penurunan harga tiket Garuda belum berlaku untuk rute Indonesia Timur.

"Jangan-jangan pihak Garuda sengaja ingin menjatuhkan kredibilitas Pak Jokowi khususnya di Indonesia Timur," ujar Rusdi yang merupakan Caleg DPR untuk Dapil Maluku Utara, Senin (18/2).

Rusdi mengatakan, penurunan harga tiket Garuda baru terjadi untuk rute Indonesia bagian Barat. Misalnya saja untuk rute Jakarta-Ternate, harga tiket masih berkisar di Rp 3,5 juta-Rp 4 juta. Padahal, harga sebelum kenaikan Rp 1,6 juta-Rp 2 juta.

Menurutnya, harga tiket Garuda untuk rute Indonesia Timur saat ini sudah melebihi ambang batas kenaikan yang ditetapkan Menhub, yakni 10-20 persen.

"Jadi untuk harga tiket Garuda untuk rute Indonesia Timur tidak berubah sama sekali. Tetap mahal," tegas anggota TKD Jokowi-KH Ma'ruf Amin untuk Provinsi Malut ini.

Rusdi mengaku heran masih mahalnya tiket Garuda. Padahal, Menhub Budi Karya Sumadi sudah menghitung, jika ada kenaikan harusnya sekitar 10-20 persen, dari harga tiket standar sebelumnya.

"Kalau sudah ada instruksi dari Presiden, Menhub-nya juga sudah memberikan ambang batas, tapi tidak ada perubahan, lebih baik copot saja Dirut Garuda-nya," tegas Rusdi.

Sementara itu, Direktur Utama PT Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Akhsara Danadiputra (Ari Akhsara) dalam keterangan resminya menyebutkan pihaknya telah menurunkan tarif maskapai.

"Garuda Indonesia Group melalui lini layanan full service Garuda Indonesia dan Low Cost Carrier (LCC) Citilink Indonesia serta Sriwijaya Air-NAM Air Group mengumumkan penurunan harga tiket di seluruh rute penerbangan sebesar 20 persen mulai hari ini (14/2)," kata dia, Kamis (14/2).

Dia menyebutkan penurunan tarif tiket pesawat ini merupakan tindak lanjut dari inisiasi awal Indonesia National Air Carrier Association (INACA), yang sebelumnya baru berlaku di beberapa rute penerbangan.

"Hal tersebut sejalan dengan aspirasi masyarakat dan sejumlah asosiasi industri nasional serta arahan Bapak Presiden RI mengenai penurunan tarif tiket penerbangan dalam mendukung upaya peningkatan sektor perekonomian nasional khususnya untuk menunjang pertumbuhan sektor pariwisata, UMKM, hingga industri nasional lainnya, mengingat layanan transportasi udara memegang peranan penting dalam menunjang pertumbuhan perekonomian," ujarnya. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini