Polisi Tutup Lahan Kosong Tempat Pembuangan Limbah Berbahaya di Bekasi

Rabu, 16 Januari 2019 22:35 Reporter : Adi Nugroho
Polisi Tutup Lahan Kosong Tempat Pembuangan Limbah Berbahaya di Bekasi Ilustrasi limbah nuklir. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Penyidik Polsek Tarumajaya, Kabupaten Bekasi menutup lahan kosong di Kampung Kramat Blancong RT 01 RW 20, Desa Segara Makmur. Lahan kosong ini diduga terdapat limbah berbahaya yang menyebabkan tiga anak berusia delapan tahun mengalami luka bakar pada kakinya.

"Meminimalisir terjadinya korban kembali, lahan kami tutup total," kata Kapolsek Tarumajaya AKP Agus Rohmat, Rabu (16/1).

Sebelumnya tiga anak mengalami luka bakar. Di antaranya Mahdenda Brata Wiria (9), Raga Sela Panjidarma (8). Keduanya sampai sekarang masih menjalani perawatan intensif di RSUD Koja, Jakarta Utara. Sedangkan, satu korban lainnya, Muhamad Ramadan (8) hanya dirawat di rumahnya.

Luka itu didapatkan ketika tengah bermain di lahan kosong seluas 8000 meter pada Kamis pekan lalu. Tiba-tiba ketika menginjak lumpur di lahan bekas empang dan sawah itu, kaki mereka kejeblos. Dampak yang ditimbulkan, kaki mereka melepuh seperti terbakar. Bahkan dua korban luka parah harus menjalani operasi.

Agus Rohmat mengatakan, sudah ada empat saksi yang diperiksa terkait kasus tersebut. Mereka adalah pemilik lahan berinisial H, dan tiga orang yang menjaga lahan itu. Namun, hasilnya, mereka tak mengetahui pembuang limbah sebagai bahan urugan tersebut.

"Kami masih mengembangkan, kami juga akan memanggil saksi lagi dari pemilik lahan lainnya, serta pengurus RT dan RW," ujar dia.

Polisi menduga lumpur yang diinjak korban merupakan limbah berbahaya. Namun, sampai sekarang belum diketahui jenis limbah maupun kandungan zat kimia. Sebab, masih dalam penelitian oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. Pencemaran Lingkungan
  2. Bekasi
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini