Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Pencurian Barang Milik Aktivis Walhi Golfrid

Kamis, 10 Oktober 2019 14:08 Reporter : Yan Muhardiansyah
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Pencurian Barang Milik Aktivis Walhi Golfrid Golfried. ©2019 Istimewa

Merdeka.com - Polisi masih menyelidiki kasus kematian aktivis lingkungan, Golfrid Siregar. Polisi menangkap tiga dari lima orang yang diduga mencuri barang milik korban saat membawanya ke rumah sakit. Polisi juga sudah menetapkan tiga orang itu sebagai tersangka pencurian.

Tiga tersangka pencurian yang sudah ditangkap adalah Kempes, Feri dan Wandes. Ketiganya merupakan warga Selambo, Percut Sei Tuan.

Dia menuturkan, lima orang itu, termasuk yang sudah tertangkap, tidak terkait kematian Golfrid. Mereka diduga mencuri saat membawa korban ke rumah sakit. Kelimanya melintas menggunakan becak lalu dihentikan warga yang sudah berkumpul di sana. Mereka diminta membawa Golfrid ke rumah sakit. Tiga orang membawa Golfrid. Dua lagi membawa sepeda motornya.

"Waktu (kelimanya) menolong dia (Glfrid), memiliki niat jahat. Menolong lalu dibawa ke RS Mitra Sejati, lalu dia mengambil barang barang korban," kata Kasat Reserse Kriminal Polrestabes Medan Kompol Eko Hartanto, Kamis (10/10).

Setelah mengantar Golfrid dan sepeda motornya ke RS Mitra Sejati, kelimanya pergi. Mereka ternyata mengambil tas berisi laptop dan dua unit handphone merek Samsung dan Nokia milik korban. Seluruh benda itu kemudian dijual dan hasilnya dibagi-bagi.

"Kalau tidak salah (dijual) total Rp 550 ribu, handphone sama laptop," jelas Eko.

Kasubdit III Jatanras Ditreskimum Polda Sumut, AKBP Maringan Simanjuntak juga membenarkan penetapan tersangka itu. "Yang ditangkap yang mencuri," katanya.

Baik Maringan maupun Eko belum berani menyimpulkan apakah Golfrid korban kecelakaan lalu lintas atau tindak kejahatan. Mereka menyatakan, penyelidikan masih dilakukan.

Seperti diberitakan, kematian Golfrid kembali diselidiki polisi setelah banyak pihak menyatakan ada kejanggalan dalam peristiwa itu. Pengacara Walhi Sumu ini meninggal dunia RSUP H Adam Malik Medan, Minggu (6/10) sekitar pukul 15.20 Wib. Dia dirawat di sana sejak Kamis (3/10).

Tubuh Golfrid awalnya ditemukan pengemudi becak tergeletak di Underpass Titi Kuning (sebelumnya disebutkan Fly Over Jamin Ginting/Simpang Pos), Kamis (3/10) sekitar pukul 01.00 Wib. Dia kemudian dibawa ke RS Mitra Sejati, sebelum akhirnya dirujuk ke RSUP H Adam Malik.

Semula polisi menyatakan Golfrid merupakan korban kecelakaan lalu lintas. Namun luka-lukanya dan fakta di lapangan sangat mencurigakan sejawat dan keluarga. Tempurung kepalanya pecah dan matanya lebam, seperti bekas hantaman benda tumpul.

Selain di kepala, tidak ada luka lain di tubuh Golfrid. Sepeda motornya hanya mengalami sedikit kerusakan. Sementara tas berisi sejumlah barang juga raib. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. Pembunuhan
  2. Medan
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini