Polisi temukan satu hektare ladang ganja di Nias Selatan

Rabu, 13 Juni 2018 23:16 Reporter : Yan Muhardiansyah
Penemuan satu hektar ladang ganja di Nias. ©2018 Merdeka.com/Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Tim gabungan Polres Nias Selatan menemukan sekitar 1 hektare (ha) ladang ganja di perbukitan Desa Hilinamozaua Raya, Kecamatan Onolalu, Kabupaten Nias Selatan, Sumut, Rabu (13/6) siang. Dari sana diamankan ratusan batang tanaman narkotika itu.

Penemuan ladang ganja itu berawal dari informasi masyarakat mengenai adanya aktivitas penanaman ganja di perbukitan Desa Hilinamozaua Raya, tepatnya di kebun Luahajoa'afu. Kapolres Nias Selatan AKBP Faisal F Napitupulu langsung membentuk tim untuk menyelidiki kebenaran informasi itu.

"Tim mencari keberadaan ladang ganja tersebut sejak Rabu (13/6) dinihari, hingga akhirnya personel menemukan kebun ganja dengan luas sekitar 1 ha itu pada siang hari. Namun orang yang menanam tanaman ganja itu tidak berada di tempat," katanya, Rabu (13/6).

Polisi kemudian menurunkan bantuan personel ke lokasi untuk mencari dan menggeledah rumah warga yang diduga memiliki kebun ganja itu. Namun dia sudah melarikan diri dan di rumahnya tidak ada ditemukan barang bukti narkotika.

Dalam penanaman ganja itu, pelaku berusaha mengelabui orang lain dengan menanam ganja di antara tanaman cabai dan jagung. "Pelaku juga menanam 3 ranjau paku di sekitar lokasi kebun, agar orang lain yang masuk ke kebunnya terkena paku. Dua personel kita mengalami luka di kaki akibat terkena ranjau paku itu," sambung Faisal.

Pelaku diduga sudah beberapa kali memanen ganja dari kebunnya. Di lokasi ada sisa panen sebelumnya.

Petugas kepolisian telah mencabut semua tanaman ganja yang ada di kebun Luahajoa'afu. Mereka membawa barang bukti 151 batang pohon ganja yang baru tumbuh dan 3 ranjau paku ke Polres Nias Selatan.

Bupati Nias Selatan, Hilarius Duha, yang ikut melihat temuan ladang ganja itu mengapresiasi dan mengucapkan selamat kepada Kapolres Nias Selatan dan seluruh personelnya. "Kami Forkopimda, khususnya Kapolres, sudah berkomitmen akan terus melakukan penyisiran-penyisiran di areal hutan untuk memberangus keberadaan narkotika di Nias Selatan", tegas Hilarius.

Saat ini 151 batang pohon ganja diamankan di Polres Nias Selatan untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Semenrara petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Nias Selatan masih mengejar warga yang menanam pohon ganja itu. [fik]

Topik berita Terkait:
  1. Ganja
  2. Teluk Dalam Nias Selatan
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini