Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi temukan obat nyamuk di KUA Sidareja, diduga sumbu peledak

Polisi temukan obat nyamuk di KUA Sidareja, diduga sumbu peledak Ledakan di KUA Sidareja. ©2017 merdeka.com/Abdul Aziz

Merdeka.com - Temuan bubuk, korek api dan batangan obat nyamuk bakar di sekitar KUA Sidareja yang mengalami ledakan pada Rabu (5/7) pukul 03.00 WIB, jadi perhatian khusus Tim Labfor Polda Jawa Tengah. Terhadap temuan-temuan tersebut dilakukan kajian untuk memastikan apakah benda-benda tersebut terkait bagian dari bahan peledak.

Kapolres Cilacap AKBP Yudo Hermanto mengatakan, tim Labfor masih meneliti temuan yang ditemukan di sekitar TKP untuk memastikan apakah material itu bagian dari bahan peledak. Begitu pun obat nyamuk yang diduga dipakai untuk sumbu peledak juga masih dalam penelitian.

"Saat ini, tim Labfor Polda Jawa Tengah sendiri menyimpulkan material yang meledak di depan KUA Sidareja berdaya ledak rendah (low explosive). Memang ada serpihan tabung gas, tapi sampai saat ini tidak ditemukan paku atau benda lain di dalamnya yang berpotensi melukai orang," katanya, Kamis (6/7).

Untuk mengidentifikasi kejadian ledakan di KUA Sidareja, petugas Kepolisan juga akan mengolah hasil rekaman CCTV. CCTV itu berada di sekitar lokasi. Selain itu, pihaknya juga melakukan pemeriksaan terhadap 16 saksi.

Selama ini, dari hasil pengamatan wilayah Sidareja sendiri digolongkan kondusif. Gejolak konflik yang tak ada jejak riwayat pernah mencuat. Indentifikasi adanya jaringan teror di wilayah itu juga tak terendus.

Meski tergolong kondusif, dengan adanya kejadian ledakan KUA Sidareja, pihaknya tetap berkoordinasi dengan Densus 88. Tujuannya untuk menjajaki kemungkinan adanya keterkaitan peristiwa itu dengan aksi teror.

"Tidak ada indikasi kelompok teror di sini," kata Yudo. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP