Polisi sita 3 bilah pisau dari massa penyerang Kantor Kemendagri

Rabu, 11 Oktober 2017 22:24 Reporter : Fikri Faqih
Polisi sita 3 bilah pisau dari massa penyerang Kantor Kemendagri rusuh di Kemendagri. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Polda Metro Jaya telah mengamankan 15 orang terkait penyerangan kantor Kementerian Dalam Negeri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta. Dari massa yang melakukan perusakan, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, 15 orang tersebut kini telah diamankan di Polres Jakarta Pusat. Dari mereka, diamankan pisau hingga minyak kayu putih.

"Satu buah tas warna hitam merk eiger, tiga bilah pisau, lima botol merk stee, satu buah ikat pinggang, beberapa uang logam dan uang kertas, bulpoint, charger dan handset , minyak kayu putih, korek api gas dan minyak angin dan minyak kayu putih," katanya di Jakarta, Rabu (11/10).

Adapun nama-nama massa yang diduga sebagai pelaku pengrusakan di Kantor Kemendagri adalah Liten Wanena, Depiles Wanimbo, Yunias Wandik, Jois Yikwa, Iriben, Yusia Kogoya , Othomi Kogoya, Pandimur Yikwa, Ramli Wanimbo, Yupri Wenda, Imannuel Wenda, Waitenus Kiwo, Tomy Wea, Dekison Kogoya dan Yokiles Wanimbo.

Sementara itu, Direktur Jenderal Politik dan Pemerintah Umum Kemendagri Soedarmo menjelaskan, massa aksi sebenarnya akan diterima tetapi malah mengamuk.

"Tapi mereka malah tiba-tiba mengamuk," Soedarmo.

Kemudian, menurut Direktur Jenderal Otonomi Daerah Soemarsono pertemuan tersebut direncanakan untuk membahas sengketa Pilkada 2017 di Tolikara, Papua. Tetapi kata dia, saat hendak pertemuan puluhan orang tersebut kabur dari ruangan.

Mereka kata dia tidak mau menemui Soemarsono dan Soedarmo, kemudian langsung menyerang Kantor Kemendagri. "Ini contoh kongkrit ketidaksiapan dalam Pilkada, tidak siap menang dan kalah," ujar Soemarsono.

Dia juga menjelaskan pihaknya akan menjelaskan secara baik-baik dan terima aspirasi mereka. Tetapi mereka, kata dia langsung lempar batu dan merusak beberapa kendaraan. "Saya ingin selesaikan secara baik-baik, ingin coba terima aspirasi mereka. Sebetulnya sudah ada kesepakatan tadi," tambah dia.

Atas kejadian tersebut kaca kantor di Unit Layanan Administrasi Kementerian Dalam Negeri dan beberapa pot bunga pecah. Kemudian sebuah mobil dinas juga rusak. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini