Polisi siagakan water cannon bubarkan massa Ahok di Rutan Cipinang
Merdeka.com - Saat ini massa pendukung terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) masih memadati depan Rutan Kelas I Cipinang, Jakarta Timur. Mereka bertekad menunggu sampai pagi untuk bertemu dengan Ahok jika memang permintaan mereka tidak dipenuhi.
"Kita akan terus bertahan sampai pagi, FPI saja bisa, kenapa kita enggak bisa kaya dia (FPI) sampe pagi," kata sang orator dengan pengeras suara di mobil komando pendukung Ahok, Jakarta, Selasa (9/5).
Namun, jika nantinya pendukung Ahok tidak membubarkan diri sampai waktu yang sudah ditentukan, polisi akan melakukan mediasi dengan peserta aksi.
"Tentunya kita akan minta bubarkan, ini kan wanita semua hari ini nih, 90 persen yang datang wanita. Tentu kita akan lakukan penertiban secara terukur," kata Kepala Polisi Resort Jakarta Timur, Komisaris Besar Polisi Andri Wibowo, Jakarta, Selasa (9/5).
"Ya kita negosiasi, sampai pasukan dirapikan untuk mendorong,"sambung Andri.
Pantauan merdeka.com, saat ini polisi sudah mulai menyiapkan beberapa kendaraan water cannon dan barak kuda untuk mengantisipasi kejadian yang tak diinginkan.
Andri menjamin saat melakukan pembubaran massa tidak akan terjadi rusuh. "Enggaklah, ini kan perempuan semua. Kita minta tertib lah," ucapnya.
Ketika ada massa Ahok yang melakukan dorong pintu utama Rutan Kelas I Cipinang, menurut Andri itu adalah hal biasa.
"Iya tukang demo memang begitu. Kita juga larang tadi. Itu CB-nya mereka kita lihat aja nanti," katanya.
"Semua peralatan SOP yang ada pada kepolisian kita siapkan," pungkasnya.
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya