Polisi sebut Berau jadi jalur penyelundupan sabu dari Malaysia, 20 pelaku ditangkap
Merdeka.com - Polres Berau memusnahkan sekitar 1 kilogram sabu hasil dari pengungkapan kasus selama 16 hari operasi. Polisi menetapkan 20 orang jadi tersangka atas kasus ini.
"Itu (20 tersangka) pengedar semua," kata Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono, dikonfirmasi merdeka.com, Rabu (17/10).
Pemusnahan 1 kilogram sabu yang digelar di Mapolres Berau, Jalan Pemuda, Tanjung Redeb siang tadi. Barang haram itu dimusnahkan dengan 4 blender berisi air, dihancurkan, lalu dibuang ke kloset.
"Benar ada 18 laporan kepolisian dari 20 tersangka itu, selama operasi 31 Agustus sampai 15 September" ujar Sigit.
Secara geografis, Kabupaten Berau di Kalimantan Timur, berbatasan dengan Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, memang ikut jadi perlintasan penyelundupan sabu. Wilayah Kalimantan Utara sendiri, berbatasan dengan negeri jiran Malaysia, diantaranya kota Tawau.
Itu diketahui dari serangkaian pengungkapan yang dilakukan Polda Kalimantan Utara dan Polres setempat. Bahkan, petugas TNI di perbatasan RI-Malaysia pernah mengungkap kasus yang sama.
"Selama kami ungkap dari orang-orang (tersangka) ini, barang (narkoba) kebanyakan dari utara semua. Kita kan juga berbatasan dengan Bulungan. Kita simpulkan, memang daerah kita daerah lintasan. Tujuan (penyelundupan sabu) utama pengiriman ke Samarinda dan sekitarnya," ungkap Sigit.
Sigit juga menegaskan, kepolisian terus memerangi narkoba. "Kita terus perangi, bersama dengan seluruh pihak di Berau. Baik penegakkan hukum, sosialisasi dan juga upaya pencegahan," tandasnya.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya