Polisi pulangkan tiga jenazah korban ledakan gudang kembang api
Merdeka.com - Rumah Sakit Polri Kramat Jati memulangkan tiga jenazah korban ledakan gudang kembang api yang meledak di Kosambi, Kabupaten Tangerang dua hari lalu. Ketiga jenazah tersebut merupakan karyawan di PT. Panca Buana Cahaya Sukses.
Tiga jenazah tersebut yakni Slamet Rahmat yang beralamat di Garut, Marwati Binti Atip dan Sutrisna Bin Alim yang keduanya tinggal di Tangerang. Ketiga jenazah tersebut berhasil di identifikasi oleh tim ahli forensik Polri dengan menggunakan DNA, catatan medis dan rotgen gigi.
Di tempat Instalasi Kedokteran Forensik RS Polri, ketiga pihak keluarga ikut dalam serah terima jenazah keluarga tercintanya. Yakni istri almarhum Slamet Rahmat, Danis Setyaningsih (25), suami almarhum Marwati Binti Atip, Rasyid (47) dan keluarga almarhum Sutrisna Bin Alim.
Menurut pantauan merdeka.com, Rasyid, suami almarhum Marwati tampak tegar melihat kepergian istrinya. Ia mengatakan almarhum Marwati akan dimakamkan di Desa Belimbing, Kosambi, Tangerang.
"Di Desa Blimbing, disolatin dulu. Mungkin kalau keburu hari ini juga," kata Rasyid di Instalasi Kedokteran Forensik RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (28/10).
Sementara itu, di lokasi penyerahan, putra almarhum Sutrisna Bin Alim yang masih balita, terus menangis histeris melihat kepergian ibunya. Keluarganya pun tak banyak bicara dan bergegas masuk ke dalam mobil jenazah almarhum.
Selain itu, di lokasi yang sama, Ketua Instalasi Kedokteran Forensik Rumah Sakit Polri, Kombes Pol Edi Purnomo mengatakan, pihaknya telah menyerahkan sejumlah berkas seperti surat kematian dan beberapa aksesoris yang digunakan korban.
"Surat kematian, serah terima proses berita acara serah terima jenazah, serah terima benda-benda yang ikut dalam proses identifikasi yang disebut properti ada jam tangan dan lain-lain yang ikut cincin itu kita serahkan kalau Sutrisna cuma beberapa properti," tutup Edy. (mdk/rhm)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya